Tipu Calon Jamaah Haji dengan Modus Mempercepat Keberangkatan, IRT di Lubuklinggau Ditangkap Polisi
Jum'at, 02 Juni 2023 - 12:09 WIB
loading...
Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau meringkus seorang ibu rumah tangga (IRT) Etti (38), Jumat (2/6/2023). Etti ditangkap lantaran melakukan aksi penipuan jamaah haji asal Kota Lubuklinggau. Foto SINDOnews
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau meringkus seorang ibu rumah tangga (IRT) Etti (38), Jumat (2/6/2023). Etti ditangkap lantaran melakukan aksi penipuan jamaah haji asal Kota Lubuklinggau. Akibat perbuatan tersangka, korban gagal berangkat haji.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengatakan, tersangka Etti sudah berhasil diamankan di Mapolres Lubuklinggau dan telah menjalani pemeriksaan. Baca juga: Program Petik Masak Ajak Ibu Rumah Tangga Budidaya Cabai
Dan modus penipuan yang dilakukan tersangka ini berawal pada bulan maret 2023 ini. Saat itu tersangka datang ke rumah korbanya Riduan, warga Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau untuk menawarkan kepada korban dan istrinya Masia untuk mengurus percepatan keberangkatan Ibadah Haji.
Diketahui korban sudah mendaftar haji sejak tahun 2016 dan dijanjikan dibujuk rayu oleh tersangka bahwa ia bisa mempercepatnya di tahun 2023 dengan cara membayar uang tambahan sejumlah Rp35.500.000 untuk dua orang. Baca juga: Berniat Cari Kerja, Ibu Rumah Tangga di Malang Justru Tertipu hingga Rp98,8 Juta
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengatakan, tersangka Etti sudah berhasil diamankan di Mapolres Lubuklinggau dan telah menjalani pemeriksaan. Baca juga: Program Petik Masak Ajak Ibu Rumah Tangga Budidaya Cabai
Dan modus penipuan yang dilakukan tersangka ini berawal pada bulan maret 2023 ini. Saat itu tersangka datang ke rumah korbanya Riduan, warga Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau untuk menawarkan kepada korban dan istrinya Masia untuk mengurus percepatan keberangkatan Ibadah Haji.
Diketahui korban sudah mendaftar haji sejak tahun 2016 dan dijanjikan dibujuk rayu oleh tersangka bahwa ia bisa mempercepatnya di tahun 2023 dengan cara membayar uang tambahan sejumlah Rp35.500.000 untuk dua orang. Baca juga: Berniat Cari Kerja, Ibu Rumah Tangga di Malang Justru Tertipu hingga Rp98,8 Juta
Lihat Juga :