Kadin: Edhy Prabowo Menteri yang Mau Mendengar dan Solutif

Kamis, 23 Juli 2020 - 22:22 WIB
loading...
Kadin: Edhy Prabowo...
Pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan mengaku puas dengan kinerja Menteri Edhy Prabowo berdasarkan hasil survei Indikator yang dirilis Kamis (23/7/2020). Dokumen/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan mengaku puas dengan kinerja Menteri Edhy Prabowo berdasarkan hasil survei Indikator yang dirilis Kamis (23/7/2020). Menteri Edhy keluar sebagai menteri dengan kinerja terbaik di sektor kelautan dan perikanan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto menyebut Menteri Edhy layak mendapat penilaian tersebut. Menurutnya, Edhy adalah menteri yang mau mendengar dan solutif.

"Kenapa cukup baik tanggapan dari teman-teman? Mungkin, ini saya coba hadir netral dan objektif ya, bahwa Pak Edhy mau mendengar semua masukan dan mau mencari jalan keluar, solusi-solusi apa yang bisa diterapkan, apalagi di kondisi covid sekarang," terang Yugi saat menjadi narasumber dalam acara rilis hasil survei Indikator tentang "Evaluasi Pelaku Usaha terhadap Kinerja Ekonomi dan Pemerintahan di Masa Pandemi yang berlangsung virtual.

Yugi juga menilai Menteri Edhy paham betul persoalan di bidang Kelautan dan Perikanan lantaran pernah duduk di Komisi IV DPR. Misalnya persoalan cantrang dan benih lobster yang belakangan ramai diperbincangkan.

Penilaian positif lainnya, lanjut Yugi, Menteri Edhy mendorong reformasi birokrasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengurusan izin kapal di atas 30 GT kini sudah bisa dilakukan online melalui Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (SILAT).

"Izin dulu agak lama, sekarang dengan adanya SILAT bisa online. Jadi tidak perlu bertemu untuk mengurus izin-izin," akunya.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Indikator untuk sektor kelautan dan perikanan, Menteri Edhy berada di posisi teratas dengan raihan 41 persen. Menteri Edhy unggul dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Tohir yang berada di posisi 2 dan 3 dengan perolehan masing-masing 34 persen dan 21 persen.

"Di kalangan sektor kelautan dan perikanan, penilaian terhadap Edhy Prabowo tinggi sekali. Jadi di kandangnya sendiri, di bagian stakeholder utama KKP, dia justru mendapat banyak kredit," ujar Direktur Eksekutif Survei Indikator Politik Indonesia saat membacakan hasil survei.

Survei Indikator melibatkan 1.200 responden yang terdiri dari tujuh pelaku usaha di tujuh sektor, yakni pertanian non perikanan dan kelautan; perikanan dan kelautan; pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; konstruksi; perdagangan besar & eceran, reparasi & perawatan mobil & sepeda motor; serta sektor pengangkutan dan pergudangan. Survei dilakukan melalui wawancara telepon selama 29 Juni sampai 11 Juli 2020.

Secara keseluruhan sektor usaha, Menteri Edhy berada di posisi enam. Peringkat teratas ada Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Pengusaha Asal Situbondo...
Pengusaha Asal Situbondo Ungkap Idenya Direspons Positif Pemerintah
Menteri Trenggono Segera...
Menteri Trenggono Segera Benahi KNMP Pujiharjo Malang
Cerita Keluarga Pegawai...
Cerita Keluarga Pegawai KKP sebelum Terima Kabar Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Setahun Pembongkaran...
Setahun Pembongkaran Pagar Laut, KNPI: Reklamasi Pesisir Tangerang Harus Dihentikan
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved