Jagoan Demokrat pada Pilkada Bulukumba Berpotensi Berubah
Kamis, 23 Juli 2020 - 23:45 WIB
loading...
Surat tugas dari Demokrat untuk pasangan Andi Hamzah Pangki dan A Murniaty Makking disebut sudah habis masa berlakunya. Foto/dok SINDOnews
A
A
A
BULUKUMBA - Jagoan Partai Demokrat pada Pilkada Bulukumba 2020 berpotensi berubah dan beralih ke kandidat lain. Musababnya, pasangan kandidat yang diberikan surat tugas yakni Andi Hamzah Pangki (AHP) dan A Murniaty Makking (AMM) belum mencukupkan dukungan. Padahal, masa surat tugas tersebut sudah habis.
Ketua Bappilu DPW Partai Demokrat Sulsel, Selle KS Dalle, menyampaikan pihaknya sebenarnya sangat mendukung kadernya yakni AMM, Ketua Demokrat Bulukumba. Hanya saja, AMM bersama AHP tidak kunjung mampu menggenapkan 8 kursi sebagai syarat untuk maju pada pesta demokrasi di Kabupaten Bulukumba.
Baca Juga: Demokrat Berikan Surat Tugas ke AHP-AMM di Pilkada Bulukumba
"Demokrat sudah memberikan kepada yang bersangkutan selaku Ketua DPC (Demokrat) Bulukumba. Harusnya tanya kepada bu Murni karena setahu saya sudah habis masa berlakunya (surat tugas), cuma saya lupa tanggal berapa," ujar Selle, Kamis (23/7/2020).
Dalam Partai Demokrat, Selle menjelaskan ada mekanisme yang berjalan dan itu harus dilaksanakan. Sekarang, lanjut dia, saatnya berbicara kepentingan lebih besar, kepentingan partai.
Ketua Bappilu DPW Partai Demokrat Sulsel, Selle KS Dalle, menyampaikan pihaknya sebenarnya sangat mendukung kadernya yakni AMM, Ketua Demokrat Bulukumba. Hanya saja, AMM bersama AHP tidak kunjung mampu menggenapkan 8 kursi sebagai syarat untuk maju pada pesta demokrasi di Kabupaten Bulukumba.
Baca Juga: Demokrat Berikan Surat Tugas ke AHP-AMM di Pilkada Bulukumba
"Demokrat sudah memberikan kepada yang bersangkutan selaku Ketua DPC (Demokrat) Bulukumba. Harusnya tanya kepada bu Murni karena setahu saya sudah habis masa berlakunya (surat tugas), cuma saya lupa tanggal berapa," ujar Selle, Kamis (23/7/2020).
Dalam Partai Demokrat, Selle menjelaskan ada mekanisme yang berjalan dan itu harus dilaksanakan. Sekarang, lanjut dia, saatnya berbicara kepentingan lebih besar, kepentingan partai.
Lihat Juga :