Pupuk Langka dan Mahal, Ombudsman Temukan Ratusan Ton Pupuk Bersubsidi Tertimbun di Gudang
Selasa, 30 Mei 2023 - 01:41 WIB
loading...
Saat ini petani mengeluhkan kelangkaan dan mahalnya harga pupuk bersubsidi. Di tengah kelangkaan pupuk, Ombudsman, menemukan timbunan pupuk Ponakan/NPK bersubsidi di gudang milik PT Pupuk Indonesia. Foto SINDOnews
A
A
A
SERGAI - Saat ini petani mengeluhkan kelangkaan dan mahalnya harga pupuk bersubsidi. Di tengah kelangkaan pupuk, Ombudsman, menemukan timbunan pupuk Ponakan/NPK bersubsidi di gudang milik PT Pupuk Indonesia (Persero) di Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (29/5/2023).
Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, Abadi Siregar, memperkirakan ada ratusan ton pupuk ponska/NPK bersubsidi menumpuk di Gudang PT Pupuk Indonesia yang berlokasi di Jalan Firdaus, Kecamatan Sei Rambah, Sergai, Sumut tersebut.
"Ini belum termasuk sekitar 20 ton lagi yang belum dibongkar dari sebuah truk yang terparkir di depan gudang," tegas Abyadi. Baca juga: Pasca-Lebaran, Stok Pupuk di Sejumlah Wilayah dalam Kondisi Aman
Ketika tiba di lokasi gudang, Tim Ombudsman Perwakilan Sumut diterima Kepala Gudang PT Pupuk Indonesia di Sergai bernama Fahruf Abdallah.
Sayangnya, Fahruf Abdallah sangat tidak koperatif dan sangat tertutup saat menerima tim Ombudsman . Fahruf menolak memberi penjelasan tentang ratusan ton pupuk bersubsidi di dalam gudang tersebut PT Pupuk Indonesia itu.
Ketika ditanya kenapa tidak mau memberi penjelasan, Fahruf mengaku dia diperintah oleh Manajemen PT Pupuk Indonesia di Medan untuk tidak berbicara kepada Tim Ombudsman RI. Karena itu, tim Ombudsman tidak mendapatkan informasi yang lebih banyak di gudang pupuk bersubsidi tersebut.
Kepala Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, Abadi Siregar, memperkirakan ada ratusan ton pupuk ponska/NPK bersubsidi menumpuk di Gudang PT Pupuk Indonesia yang berlokasi di Jalan Firdaus, Kecamatan Sei Rambah, Sergai, Sumut tersebut.
"Ini belum termasuk sekitar 20 ton lagi yang belum dibongkar dari sebuah truk yang terparkir di depan gudang," tegas Abyadi. Baca juga: Pasca-Lebaran, Stok Pupuk di Sejumlah Wilayah dalam Kondisi Aman
Ketika tiba di lokasi gudang, Tim Ombudsman Perwakilan Sumut diterima Kepala Gudang PT Pupuk Indonesia di Sergai bernama Fahruf Abdallah.
Sayangnya, Fahruf Abdallah sangat tidak koperatif dan sangat tertutup saat menerima tim Ombudsman . Fahruf menolak memberi penjelasan tentang ratusan ton pupuk bersubsidi di dalam gudang tersebut PT Pupuk Indonesia itu.
Ketika ditanya kenapa tidak mau memberi penjelasan, Fahruf mengaku dia diperintah oleh Manajemen PT Pupuk Indonesia di Medan untuk tidak berbicara kepada Tim Ombudsman RI. Karena itu, tim Ombudsman tidak mendapatkan informasi yang lebih banyak di gudang pupuk bersubsidi tersebut.
Lihat Juga :