Ajari Anak-anak di Pulau Buru Membaca dan Ngaji, Serma Riadi Dipuji Jenderal Dudung dan Pangdam Brawijaya
Senin, 29 Mei 2023 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Prajurit TNI kelahiran Bangkalan, 18 November 1984 yang mengawali dinas di Batalyon Infanteri 731/Kabaresi pada 2006, lalu ke Resimen Induk Kodam XVI/Pattimura, kemudian ke Koramil 1506-05 Kodim 1506/Namlea ini terlanjur cinta kepada Maluku.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mendengar pengabdian Serma Riadi sebagai Babinsa yang dinilai patut diteladani prajurit-prajurit lain.
"Saya sangat mengapresiasi pengabdian yang dilakukan Serma Riadi di wilayah tugasnya. Kehadiran prajurit TNI Angkatan Darat memang harus menjadi solusi yang terbaik untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Jenderal Dudung dalam keterangannya Minggu (28/5/2023)
"Serma Riadi sudah menunjukkan jati diri seorang prajurit. Ini harus menjadi contoh bagi lainnya,” sambungnya.
Sementara itu, kerinduannya kepada anak-anak di Buru Selatan membuat Serma Riadi gundah. Apalagi, istrinya, Fitriah masih berdinas di sana.
Fitriah sang istri menghubungi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA. Melalui WhatsApp, Fitriah menceritakan tentang keinginan suaminya kembali ke Buru Selatan.
Pangdam Farid Makruf merespons permintaan Fitriah lalu menghubungi Serma Riadi untuk memastikan keinginannya itu.
“WhatsApp dari istrinya di awal-awal saya berdinas di Kodam V/Brawijaya. Saya tanya ke Serma Riadi, kamu ingin kembali? Dijawabnya bahwa ia besar hati untuk kembali lagi ke sana. Saya kemudian langsung meminta Asper Kolonel Inf Win Nindar untuk segera mengurus mutasinya. Ia akan lebih baik bila kembali ke sana, meneruskan pengabdian yang sudah dimulainya,” tutur Mayjen Farid Makruf.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mendengar pengabdian Serma Riadi sebagai Babinsa yang dinilai patut diteladani prajurit-prajurit lain.
"Saya sangat mengapresiasi pengabdian yang dilakukan Serma Riadi di wilayah tugasnya. Kehadiran prajurit TNI Angkatan Darat memang harus menjadi solusi yang terbaik untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Jenderal Dudung dalam keterangannya Minggu (28/5/2023)
"Serma Riadi sudah menunjukkan jati diri seorang prajurit. Ini harus menjadi contoh bagi lainnya,” sambungnya.
Sementara itu, kerinduannya kepada anak-anak di Buru Selatan membuat Serma Riadi gundah. Apalagi, istrinya, Fitriah masih berdinas di sana.
Fitriah sang istri menghubungi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA. Melalui WhatsApp, Fitriah menceritakan tentang keinginan suaminya kembali ke Buru Selatan.
Pangdam Farid Makruf merespons permintaan Fitriah lalu menghubungi Serma Riadi untuk memastikan keinginannya itu.
“WhatsApp dari istrinya di awal-awal saya berdinas di Kodam V/Brawijaya. Saya tanya ke Serma Riadi, kamu ingin kembali? Dijawabnya bahwa ia besar hati untuk kembali lagi ke sana. Saya kemudian langsung meminta Asper Kolonel Inf Win Nindar untuk segera mengurus mutasinya. Ia akan lebih baik bila kembali ke sana, meneruskan pengabdian yang sudah dimulainya,” tutur Mayjen Farid Makruf.
Lihat Juga :