Polisi Diminta Usut Dugaan Aliran Dana PT GPS ke PD Pasar Tohaga

Kamis, 23 Juli 2020 - 17:36 WIB
loading...
Polisi Diminta Usut...
Satuan Reskrim Polres Bogor diminta mengusut adanya dugaan aliran dana PT GPS eks pengelola parkir di Pasar Cigombong, Kabupaten Bogor ke PD Pasar Tohaga. Foto Satreskrim Polres Bogor/Ist
A A A
CIBINONG - Satuan Reskrim Polres Bogor diminta mengusut adanya dugaan aliran dana dari PT Gemilang Persada Syariah (GPS) eks pengelola parkir di Pasar Cigombong, Kabupaten Bogor ke PD Pasar Tohaga. Dimana sebelumnya PT eks pengelola parkir di Pasar Cigombong melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan rekanannya atas nama terlapor Dede Wahyudi dengan kerugian materi sebesar Rp435.000.000 ke Polres Bogor.
Polisi Diminta Usut Dugaan Aliran Dana PT GPS ke PD Pasar Tohaga

Pelaporan dengan No Pol : STPL/B/290/VI/2020/JBR/RES BGR ini sebagai buntut dari dihentikannya operasional PT GPS sebagai pengelola parkir di Pasar Cigombong tersebut oleh PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor. (Baca: Ditipu Ratusan Juta, PT GPS Eks Pengelola Parkir Pasar Cigombong Lapor Polisi)

Kuasa hukum PT GPS, Bayu Noviandi mengatakan, PT GPS memberikan dana tersebut ke terlapor Dede Wahyudi dengan janji penawaran untuk meng-take over pengelolaan parkir di Pasar Cigombong dari perusahaan lain. Dimana penawaran pengelolaan lahan parkir di Pasar Cigombong tersebut dilakukan oleh orang yang mengaku dekat dengan pimpinan PD Pasar Tohaga.

“Ya awalnya kita diminta bantu untuk take over pengelolaan sehingga PT GPS yang masuk untuk MoU, ya karena sudah kepalang kita lanjut pekerjaan itu,” jelas Bayu Noviandi. (Baca juga: Polisi Usut Dugaan Penipuan yang Dilaporkan Eks Pengelola Pasar Cigombong)

Namun, kata Bayu, baru jalan empat bulan pelaksanaan pengelolaan parkir tiba-tiba diputus. Dimana seharusnya dalam MoU diberikan waktu pengelolaan lahan parkir selama dua tahun. Padahal pihaknya sudah membayar biaya-biaya yang ditentukan serta memenuhi kewajiban yang ada dalam MoU.

"Jadi kita minta Satuan Reskrim Polres Bogor untuk mengusut tuntas aliran dana ke Dede Wahyudi. Karena kita sudah dirugikan," kata Bayu, Kamis (23/7/2020).

Bayu Noviandi juga menegaskan, kliennya PT GPS telah menyiapkan sejumlah saksi untuk memperkuat bukti pelaporan di Polres Bogor. " Nama-namanya sudah kita sampaikan ke Polres Bogor," kata dia,

Sebelumnya Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari PT GPS tersebut beberapa waktu yang lalu lewat kuasa hukumnya.

"Kita masih mempelajari dan meneliti soal kebenaran pengaduan tersebut. Setelah itu tentunya bakal kita panggil saksi saksi untuk dimintai keterangan. Jadi mohon bersabar," kata mantan Kasat Reskrim Polres Purwakarta ini, kepada SINDOnews, Rabu (15/7/2020).

Kepala Unit Pasar Cigombong Aria Maulana saat dikonfirmasi mengatakan, menyerahkan sepenuhnya persoalan hukum yang dilaporkan oleh eks pengelola parkir PT GPS ke Polres Bogor.

"Yang saya tahu sih memang kontrak pengelolaannya diputus oleh PD Pasar Tohaga, kenapanya saya kurang paham karena memang terjadi bukan saat saya menjabat kepala pasar. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa ditanyakan ke PD Pasar Tohaga," kata Aria Maulana saat dihubungi SINDOnews.

Sedangkan Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Haris Setiawan yang dikonfirmasi terkait hal ini lewat pesan WhatApps (WA) tidak membalas.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Berita Terkini
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Infografis
Mau ke Luar Negeri?...
Mau ke Luar Negeri? Siapkan Dana untuk Karantina Mandiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved