Muncul Umpatan ke Plt Wali Kota, Pemkot Bekasi Matikan Sementara Seluruh Layar LCD Running Teks dan Videotron
Jum'at, 26 Mei 2023 - 13:47 WIB
loading...
Pemkot Bekasi mematikan sementara seluruh layar LCD yang berisi running teks dan videotron menyusul munculnya tulisan bernada kritik kepada Plt Wali Kota Tri Adhianto. Foto/MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Pemkot Bekasi meminta perangkat daerah di Kota Bekasi mematikan sementara seluruh layar LCD yang berisi running teks dan videotron. Hal ini menyusul munculnya tulisan bernada kritik dan umpatan kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto .
Perlu diketahui running teks pada layar LCD RSUD Bantar Gebang dan Asrama Haji itu bertuliskan ‘Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Bobrok!!!’. Running teks itu muncul pada Kamis (25/5) kemarin.
“Kami mememinta kepada seluruh perangkat daerah yang menggunakan media elektronik untuk sementara mematikan media elektronik, baik berupa running teks atau pun media videotron,” ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi dalam keterangannya, Jumat (26/5/2023).
Junaedi mengatakan, langkah itu diambil lantaran running teks beserta layar videotron sedang diretas. Kendati demikian belum diketahui siapa pihak yang meretas dan melakukan hal itu.
“Dikarenakan alat tersebut diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menjelekkan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.
Perlu diketahui running teks pada layar LCD RSUD Bantar Gebang dan Asrama Haji itu bertuliskan ‘Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Bobrok!!!’. Running teks itu muncul pada Kamis (25/5) kemarin.
“Kami mememinta kepada seluruh perangkat daerah yang menggunakan media elektronik untuk sementara mematikan media elektronik, baik berupa running teks atau pun media videotron,” ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi dalam keterangannya, Jumat (26/5/2023).
Junaedi mengatakan, langkah itu diambil lantaran running teks beserta layar videotron sedang diretas. Kendati demikian belum diketahui siapa pihak yang meretas dan melakukan hal itu.
“Dikarenakan alat tersebut diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menjelekkan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.
Lihat Juga :