Bima Arya: Proyek Masjid Agung Bogor Mangkrak 4 Tahun karena Oknum Tak Amanah
Kamis, 23 Juli 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Ketua DKM Masjid Agung Bogor, Dede Supriatna, menyambut baik gagasan Pemkot Bogor terkait keselarasan antara Alun-Alun dan Masjid."Saya kira ini baik. Ibarat masjid adalah rumah, maka Alun-Alun itu sebagai halamannya menjadi satu kesatuan yang utuh," ujar Dede. (Baca: Masyarakat di Zona Merah Masih Abai Protokol Kesehatan)
Jadi, lanjut dia, tidak hanya memperhatikan kapasitas, tetapi estetikanya juga. Kemudian, yang tak kalah penting konstruksinya harus kokoh sehingga beribadah nyaman dan aman."Faktanya Masjid Agung ada di tengah keramaian, sentra ekonomi ada pasar dan stasiun sehingga kehadiran Masjid Agung sangat dibutuhkan dan diharapkan bisa menjadi penyejuk," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi memprediksi proses pembangunan Masjid Agung dengan kondisi seperti saat ini akan memakan waktu dua tahun.
"Dari APBD Kota Bogor tahun dianggarkan Rp8,1 miliar dan 2021 dianggarkan lagi sekitar Rp15 miliar," katanya.
Menurutnya, penguatan struktur akan diperbaiki maupun penyelesaian atap yang strukturnya terpisah dari yang sudah ada. "Kita tinggal penguatan karena tidak melakukan pembongkaran tapi penguatan struktur yang ada. Kemudian nanti kita lelangkan untuk perencanaan redesign-nya itu. Pembangunannya kita sinergikan antara konsep alun-alun dengan masjid itu sendiri," pungkasnya.
Jadi, lanjut dia, tidak hanya memperhatikan kapasitas, tetapi estetikanya juga. Kemudian, yang tak kalah penting konstruksinya harus kokoh sehingga beribadah nyaman dan aman."Faktanya Masjid Agung ada di tengah keramaian, sentra ekonomi ada pasar dan stasiun sehingga kehadiran Masjid Agung sangat dibutuhkan dan diharapkan bisa menjadi penyejuk," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi memprediksi proses pembangunan Masjid Agung dengan kondisi seperti saat ini akan memakan waktu dua tahun.
"Dari APBD Kota Bogor tahun dianggarkan Rp8,1 miliar dan 2021 dianggarkan lagi sekitar Rp15 miliar," katanya.
Menurutnya, penguatan struktur akan diperbaiki maupun penyelesaian atap yang strukturnya terpisah dari yang sudah ada. "Kita tinggal penguatan karena tidak melakukan pembongkaran tapi penguatan struktur yang ada. Kemudian nanti kita lelangkan untuk perencanaan redesign-nya itu. Pembangunannya kita sinergikan antara konsep alun-alun dengan masjid itu sendiri," pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :