Wali Kota Surabaya Kembali Tegaskan Jangan Main-main dengan Pungli
Rabu, 24 Mei 2023 - 21:03 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya, di Gedung Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto Surabaya, Rabu (24/5/2023). Foto: SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali mewanti-wanti jajarannya untuk menghindari perbuatan melanggar hukum seperti melakukan tindakan pungutan liar (Pungli) .
Terlebih, jika pungli tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan wali kota atau pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Hal tersebut ditegaskan Eri saat memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto Surabaya, Rabu (24/5/2023).
Baca juga: Viral Bu Kades Disandera Warga, 6 Jam Digembok di Dalam Balai Desa
"Kalau itu terjadi dan ada apa-apa, silahkan tanggung sendiri. Makanya sebelum itu terjadi tolong berhenti, sampean (Anda) punya anak istri. Kalau sudah itu terjadi, remek sampean (hancur Anda)," kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Peringatan itu disampaikan Wali Kota Eri karena sebelumnya mendapat informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana saat bertemu dengan jajaran KPK, dia dibisiki jika ada jajarannya yang diduga akan bermain-main dengan pungli.
Terlebih, jika pungli tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan wali kota atau pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Hal tersebut ditegaskan Eri saat memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto Surabaya, Rabu (24/5/2023).
Baca juga: Viral Bu Kades Disandera Warga, 6 Jam Digembok di Dalam Balai Desa
"Kalau itu terjadi dan ada apa-apa, silahkan tanggung sendiri. Makanya sebelum itu terjadi tolong berhenti, sampean (Anda) punya anak istri. Kalau sudah itu terjadi, remek sampean (hancur Anda)," kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Peringatan itu disampaikan Wali Kota Eri karena sebelumnya mendapat informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana saat bertemu dengan jajaran KPK, dia dibisiki jika ada jajarannya yang diduga akan bermain-main dengan pungli.
Lihat Juga :