Gantikan Budi Hanoto, Doddy Zulverdi Jabat Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur
Selasa, 23 Mei 2023 - 12:29 WIB
loading...
Deputi Gubernur Bank Indonesia (Bl), Aida S Budiman mengukuhkan Doddy Zulverdi sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim) menggantikan Budi Hanoto
A
A
A
SURABAYA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (Bl), Aida S Budiman mengukuhkan Doddy Zulverdi sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim) menggantikan Budi Hanoto. Doddy Zulverdi sebelumnya menjabat sebagai Kepala KPBI Sumatera Utara (Sumut).
Sedangkan Budi Hanoto akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola di Kantor Pusat BI. Doddy Zulverdi diharapkan mampu memberikan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Jatim bahkan nasional.
"Kami mengapresiasi kepada Budi Hanoto yang secara aktif telah bersinergi bersama pemerintah daerah dan mitra kerja utama di Jatim," kata Aida, Senin (22/5/2023).
Berbagai program unggulan, lanjut dia, telah dilakukan Budi Hanoto. Antara lain, pengendalian inflasi melalui inisiasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), digitalisasi pertanian dan hilirisasi pangan, pengembangan UMKM dan ekonomi syariah, serta pengaturan operasionalisasi sistem pembayaran tunai dan non tunai. "Sejumlah program itu berjalan lancar dan mampu memperkuat pemulihan ekonomi Jatim, imbuhnya.
Baca juga: Sidang Kasus Suap Dana Hibah, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Dijerat Pasal Berlapis
Sedangkan Budi Hanoto akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola di Kantor Pusat BI. Doddy Zulverdi diharapkan mampu memberikan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Jatim bahkan nasional.
"Kami mengapresiasi kepada Budi Hanoto yang secara aktif telah bersinergi bersama pemerintah daerah dan mitra kerja utama di Jatim," kata Aida, Senin (22/5/2023).
Berbagai program unggulan, lanjut dia, telah dilakukan Budi Hanoto. Antara lain, pengendalian inflasi melalui inisiasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), digitalisasi pertanian dan hilirisasi pangan, pengembangan UMKM dan ekonomi syariah, serta pengaturan operasionalisasi sistem pembayaran tunai dan non tunai. "Sejumlah program itu berjalan lancar dan mampu memperkuat pemulihan ekonomi Jatim, imbuhnya.
Baca juga: Sidang Kasus Suap Dana Hibah, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Dijerat Pasal Berlapis
Lihat Juga :