Sambut 2 Balapan, Marshall Formula E Jakarta 2023 Dilatih Bak Militer
Minggu, 21 Mei 2023 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Ananda Mikola menyebutkan, alasan pelatihan keras bak militer perlu dilakukan karena Marshall harus konsentrasi dalam menjalankan tugasnya. Cuaca yang cukup terik di Sirkuit Ancol juga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
"Mereka harus standby dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore di lapangan terbuka, harus fokus kan. Karena FE ini beda dengan F1, di mana ada Free Practice, kualifikasi, dan balapan di hari yang berbeda. Kalau FE ini kan satu hari langsung semuanya, jadi Marshall-nya harus konsentrasi penuh sekali," tuturnya.
Seperti diketahui, Marshall memiliki peranan penting di setiap balapan karena mereka merupakan garda terdepan saat terjadi insiden. Mereka juga perlu memastikan keadaan pembalap dan melakukan evakuasi dengan cepat agar balapan dapat kembali dilanjutkan sesegera mungkin.
"Di setiap tikungan ada Marshall, jadi kalau di sini ada 18 tikungan ya (minimal) ada 18 titik. Di setiap tikungan itu ada 4-5 orang yang megang bendera, karena yang megang bendera itu juga beda-beda job desk-nya, yang merah satu orang, kuning satu orang, biru satu orang. Terus ada operator crane untuk evakuasi mobil kalau ada pembalap yang crash," terang Ananda Mikola.
"Mereka harus standby dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore di lapangan terbuka, harus fokus kan. Karena FE ini beda dengan F1, di mana ada Free Practice, kualifikasi, dan balapan di hari yang berbeda. Kalau FE ini kan satu hari langsung semuanya, jadi Marshall-nya harus konsentrasi penuh sekali," tuturnya.
Seperti diketahui, Marshall memiliki peranan penting di setiap balapan karena mereka merupakan garda terdepan saat terjadi insiden. Mereka juga perlu memastikan keadaan pembalap dan melakukan evakuasi dengan cepat agar balapan dapat kembali dilanjutkan sesegera mungkin.
"Di setiap tikungan ada Marshall, jadi kalau di sini ada 18 tikungan ya (minimal) ada 18 titik. Di setiap tikungan itu ada 4-5 orang yang megang bendera, karena yang megang bendera itu juga beda-beda job desk-nya, yang merah satu orang, kuning satu orang, biru satu orang. Terus ada operator crane untuk evakuasi mobil kalau ada pembalap yang crash," terang Ananda Mikola.
Lihat Juga :