Sadis! Suami di Grobogan Tega Bunuh Istri Sendiri
Sabtu, 20 Mei 2023 - 23:41 WIB
loading...
Seorang ibu rumah tangga di Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ditemukan tewas dibunuh suaminya sendiri. Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
A
A
A
GROBOGAN - Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, gempar. Seorang ibu rumah tangga, yang diketahui bernama Sumiyati (34) ditemukan tewas di dalam rumah dengan bekas jeratan di leher, Sabtu (20/5/2023).
Baca juga: Putrinya Tewas Dibunuh, Pj Gubernur Papua Pegunungan: Dia Suka Film dan Hukum
Korban ditemukan warga dan orang tuanya dalam kondisi sudah tewas tergeletak di dalam rumah. Selain bekas jeratan di leher, wajah korban juga terlihat lebam-lebam bekas pukulan benda tumpul.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat bertengkar dengan suaminya, Ali. Bahkan, pertengkaran pasangan suami istri tersebut, suaranya sampai terdengar oleh para tetangga. Setelah itu, pintu dan jendela rumah ditutup oleh Ali, sehingga suara ribut tidak terdengar terlalu keras dari luar rumah.
Baca juga: Viral Ibu dan Putrinya Babak Belur Dikeroyok 4 Orang
Beberapa menit kemudian sudah tidak terdengar lagi suara pertengkaran pasangan suami istri tersebut. Anak korban yang sebelumnya berada di rumah kakeknya, pulang dan dibuat kaget karena melihat ibunya sudah dalam posisi tergeletak tidak bergerak.
Anak korban tersebut, akhirnya memanggil warga sekitar dan orang tua korban untuk memastikan kondisi korban. Saat dicek, denyut nadi korban sudah tidak ada, dan korban dipastikan sudah tewas. "Warga dan orang tua korban kemudian membawa ibu satu anak ini ke Puskesmas, dan melapor ke polisi," ujar Kepala dusun Tlogotirto, Nur Khojin.
![Sadis! Suami di Grobogan Tega Bunuh Istri Sendiri]()
Polisi yang tiba di rumah korban, langsung melakukan olah TKP, dan visum terhadap korban yang ada di Puskesmas. Dari hasil visum, ditemukan bekas luka memar melingkar di leher, yang diduga bekas jeratan tali atau cekikan tangan.
Dari visum tersebut, polisi juga menemukan bekas lebam di bagian wajah korban. "Selama ini warga tidak pernah melihat atau mendengar korban dengan suaminya bertengkat. Warga sempat dibuat kaget, ketika akhirnya pasangan suami istri tersebut ribut dan suaranya sangat keras," ungkap Nur Khojin.
Baca juga: Usai Gelar Pertemuan dengan Prabowo dan Relawan Jokowi, Gibran Dipanggil DPP PDIP
Usai penemuan jenazah korban, warga kemudian mencari dan menangkap Ali yang hendak melarikan diri dari rumah dengan merebut kunci sepeda motor. Warga kemudian menahan pelaku, sambil menunggu kedatangan polisi. Selanjutnya, Ali dibawah anggota Polsek Gabus, untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam penyelidikan di TKP, penyidik kepolisian juga menemukan seutas tali tambang yang diduga digunakan untuk menghabisi korban, serta pakaian korban. Untuk kepentingan pemeriksaan, jenazah Sumiyati dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soedjati Purwodad.
Polisi belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait penyebab pasti kematian korban. Keluarga korban meminta agar pelaku penganiayaan dan pembunuhan tersebut, dijatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya menghabisi Sumiyati dengan keji.
Baca juga: Putrinya Tewas Dibunuh, Pj Gubernur Papua Pegunungan: Dia Suka Film dan Hukum
Korban ditemukan warga dan orang tuanya dalam kondisi sudah tewas tergeletak di dalam rumah. Selain bekas jeratan di leher, wajah korban juga terlihat lebam-lebam bekas pukulan benda tumpul.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat bertengkar dengan suaminya, Ali. Bahkan, pertengkaran pasangan suami istri tersebut, suaranya sampai terdengar oleh para tetangga. Setelah itu, pintu dan jendela rumah ditutup oleh Ali, sehingga suara ribut tidak terdengar terlalu keras dari luar rumah.
Baca juga: Viral Ibu dan Putrinya Babak Belur Dikeroyok 4 Orang
Beberapa menit kemudian sudah tidak terdengar lagi suara pertengkaran pasangan suami istri tersebut. Anak korban yang sebelumnya berada di rumah kakeknya, pulang dan dibuat kaget karena melihat ibunya sudah dalam posisi tergeletak tidak bergerak.
Anak korban tersebut, akhirnya memanggil warga sekitar dan orang tua korban untuk memastikan kondisi korban. Saat dicek, denyut nadi korban sudah tidak ada, dan korban dipastikan sudah tewas. "Warga dan orang tua korban kemudian membawa ibu satu anak ini ke Puskesmas, dan melapor ke polisi," ujar Kepala dusun Tlogotirto, Nur Khojin.

Polisi yang tiba di rumah korban, langsung melakukan olah TKP, dan visum terhadap korban yang ada di Puskesmas. Dari hasil visum, ditemukan bekas luka memar melingkar di leher, yang diduga bekas jeratan tali atau cekikan tangan.
Dari visum tersebut, polisi juga menemukan bekas lebam di bagian wajah korban. "Selama ini warga tidak pernah melihat atau mendengar korban dengan suaminya bertengkat. Warga sempat dibuat kaget, ketika akhirnya pasangan suami istri tersebut ribut dan suaranya sangat keras," ungkap Nur Khojin.
Baca juga: Usai Gelar Pertemuan dengan Prabowo dan Relawan Jokowi, Gibran Dipanggil DPP PDIP
Usai penemuan jenazah korban, warga kemudian mencari dan menangkap Ali yang hendak melarikan diri dari rumah dengan merebut kunci sepeda motor. Warga kemudian menahan pelaku, sambil menunggu kedatangan polisi. Selanjutnya, Ali dibawah anggota Polsek Gabus, untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam penyelidikan di TKP, penyidik kepolisian juga menemukan seutas tali tambang yang diduga digunakan untuk menghabisi korban, serta pakaian korban. Untuk kepentingan pemeriksaan, jenazah Sumiyati dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soedjati Purwodad.
Polisi belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait penyebab pasti kematian korban. Keluarga korban meminta agar pelaku penganiayaan dan pembunuhan tersebut, dijatuhi hukuman setimpal atas perbuatannya menghabisi Sumiyati dengan keji.
(eyt)
Lihat Juga :