Putri Pj. Gubernur Papua Pegunungan Tewas di Kos, Polisi Duga Alami Kekerasan Seksual
Sabtu, 20 Mei 2023 - 00:22 WIB
loading...
A
A
A
Kombes Irwan mengemukakan, hasil pemeriksaan sementara ABK mengalami mati lemas. Dari pemeriksaan sementara, korban diduga telah disetubuhi sebab ada tanda-tanda persetubuhan dalam diri korban. Korban juga diduga mengalami tindak kekerasan sebelum tewas.
“Pemeriksaan forensik sudah dilakukan, namun butuh pemeriksaan lanjutan terkait mikrobiologi, patologi dan toksikologi. Jadi tiga item itu kami masih tunggu waktu dari tim kedokteran untuk memberikan kesimpulan,” lanjutnya.
Informasinya, korban tewas pada Kamis 18 Mei 2023 sekira pukul 10.00 WIB dia dijemput teman prianya berinisial AN (22) warga Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Korban dijemput dan dibawa ke tempat kosnya di Kos Venus, Jl. Pawiyatan Luhur Kota Semarang.
Baca juga: Kronologi Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Tewas Diduga Dicekoki Miras oleh Temannya
Di kamar kos itu diduga terjadi pesta miras. Sekira pukul 15.00 WIB, korban mengalami kejang-kejang dan dilarikan ke RS. Elisabeth Semarang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pukul 16.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. AN yang sempat mengantarkan ABK langsung meninggalkan rumah sakit begitu selesai mengantar.
“Pemeriksaan forensik sudah dilakukan, namun butuh pemeriksaan lanjutan terkait mikrobiologi, patologi dan toksikologi. Jadi tiga item itu kami masih tunggu waktu dari tim kedokteran untuk memberikan kesimpulan,” lanjutnya.
Informasinya, korban tewas pada Kamis 18 Mei 2023 sekira pukul 10.00 WIB dia dijemput teman prianya berinisial AN (22) warga Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Korban dijemput dan dibawa ke tempat kosnya di Kos Venus, Jl. Pawiyatan Luhur Kota Semarang.
Baca juga: Kronologi Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Tewas Diduga Dicekoki Miras oleh Temannya
Di kamar kos itu diduga terjadi pesta miras. Sekira pukul 15.00 WIB, korban mengalami kejang-kejang dan dilarikan ke RS. Elisabeth Semarang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pukul 16.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. AN yang sempat mengantarkan ABK langsung meninggalkan rumah sakit begitu selesai mengantar.
Lihat Juga :