Buat Video Kekecewaan soal Bansos, Kades Jalancagak Subang Minta Maaf

Rabu, 29 April 2020 - 09:53 WIB
loading...
Buat Video Kekecewaan...
Kades Jalancagak, Kabupaten Subang, Indra Zainal Alim meminta maaf secara terbuka terkait video ungkapan kekecewaannya soal bansos. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
SUBANG - Kepala Desa (Kades) Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indra Zainal Alim mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka terkait video ungkapan kekecewaannya soal kebijakan bantuan sosial (Bansos) dampak COVID-19. Video yang viral tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Indra menyadari video yang dibuatnya itu viral di media sosial pada Senin 27 April 2020 dan menjadi salah satu berita hangat di sejumlah media massa. "Saya sudah menyampaikan permohonan maaf, dan saya sudah klarifikasi," katanya, Selasa (28/4/2020).

Indra menjelaskan, tindakannya membuat video tersebut tidak memiliki maksud apa pun. Apalagi ingin membuat gaduh. Dirinya sekadar menyampaikan kekhawatiran mengenai kebijakan penerima bansos dampak pandemi virus, yang tidak menggunakan data terbaru.

Kondisi ini akan berdampak buruk pada pemerintah desa yang sebelumnya telah melakukan pendataan melalui Ketua RT dan RW masing-masing terhadap warga kurang mampuh penerima bansos dari pemerintah tersebut. (Baca juga; Penerima Bansos Tak Pakai Data Baru, Perangkat Desa di Subang Buat Video Kekecewaan )

"Inilah masalahnya. Kondisi ini yang membuat bingung dan dapat menimbulkan masalah di masyarakat. Pihak yang melakukan pendataan seperti Ketua RT dan RW akan jadi sasaran warga. Warga tidak mau tahu ada kibijakan baru dan lain-lain, yang mereka tahu mereka sudah didata dan mereka sekarang sedang menunggu mendapat bantuan dari pemerintah,"kata Indra.

Indra mengaku video kekecewanya yang ditujukan kepada Presiden RI, Kementerian Desa dan Gubernur Jabar itu dibuat mendadak. Saat itu dirinya datang ke kantor desa dan langsung membuka pesan WhatsApp berupa video pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang membahas soal sasaran penerima bansos COVID-19.

"Pak Gubernur mengatakan, yang kebagian bantuan itu, tidak bisa semuanya. Yang tadinya sebelum dan setelah COVID-19 masih tetap bisa hidup atau mampu, enggak usah. Ini kan beda dengan pembicaraan awal. Karena pada awalnya kata Pak Gubernur siapapun yang terimbas dengan Covid ini, harus mendapat bantuan, sehingga para Ketua RT dan RW pun sibuk mendata,"ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Cegah Tragedi Siswa...
Cegah Tragedi Siswa SD di NTT Terulang, Mensesneg Minta Kepala Desa Aktif Pantau Kelompok Rentan
Surati Presiden Prabowo,...
Surati Presiden Prabowo, Kepala Desa di Tapteng Minta Pelurusan Penyebab Banjir dan Longsor DAS Aek Garoga
3 Kepala Desa Dapat...
3 Kepala Desa Dapat Penghargaan Peacemaker Justice Award 2025
Truk Muatan Air Mineral...
Truk Muatan Air Mineral Tabrak 5 Kendaraan di Subang, 3 Orang Tewas
Viral Perploncoan Mahasiswa...
Viral Perploncoan Mahasiswa Baru Cium Kening di Unsri, Himateta Dibekukan 1 Tahun
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved