Menteri Hadi Serahkan Sertifikat Tanggul Penahan Banjir DKI Jakarta
Jum'at, 19 Mei 2023 - 21:19 WIB
loading...
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat HPL pada lokasi pembangunan tanggul laut NCICD kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) pada lokasi pembangunan tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) untuk kawasan Cilincing dan Kalibaru, Jakarta Utara.
Selain persoalan tanah, masih banyak permasalahan lainnya yang harus bersama-sama diselesaikan di Jakarta yaitu sampah, banjir, dan kemacetan.
"Sertifikat HPL tanggul penahan banjir ini adalah upaya supaya Jakarta terhindar dari masalah banjir," ujar Hadi, Jumat (19/5/2023).
Baca juga: Deklarasikan Jakpus Kota Lengkap, Menteri ATR Hadi Tjahjanto Optimistis Tatap 2025
Menurut dia, Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi visi besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi sebesar Rp5.219 triliun.
"Pada tahun 2022, nilai ekonomi yang didapat dari PNBP, Hak Tanggungan, Peralihan Hak, dan BPTHB di Jakarta mencapai Rp120 triliun. Potensi yang sangat besar sekali," katanya.
Maka itu, dia berharap adanya penahan tanggul tersebut dapat semakin meningkatkan nilai tambah ekonomi baik dari segi pendaftaran tanah maupun Hak Tanggungan, serta pelayanan pertanahan lainnya.
Selain persoalan tanah, masih banyak permasalahan lainnya yang harus bersama-sama diselesaikan di Jakarta yaitu sampah, banjir, dan kemacetan.
"Sertifikat HPL tanggul penahan banjir ini adalah upaya supaya Jakarta terhindar dari masalah banjir," ujar Hadi, Jumat (19/5/2023).
Baca juga: Deklarasikan Jakpus Kota Lengkap, Menteri ATR Hadi Tjahjanto Optimistis Tatap 2025
Menurut dia, Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi visi besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi sebesar Rp5.219 triliun.
"Pada tahun 2022, nilai ekonomi yang didapat dari PNBP, Hak Tanggungan, Peralihan Hak, dan BPTHB di Jakarta mencapai Rp120 triliun. Potensi yang sangat besar sekali," katanya.
Maka itu, dia berharap adanya penahan tanggul tersebut dapat semakin meningkatkan nilai tambah ekonomi baik dari segi pendaftaran tanah maupun Hak Tanggungan, serta pelayanan pertanahan lainnya.
Lihat Juga :