Perpanjang Lockdown, Modi: Kehidupan Rakyat India Jauh lebih Berharga
Selasa, 14 April 2020 - 13:41 WIB
loading...
Perdana Menteri India Narendra Modi. Foto: Istimewa
A
A
A
NEW DELHI - Pemerintah India memperpanjang masa lockdowndi negara mereka, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona hingga 3 Mei mendatang.
India menerapkan lockdown terlama saat ini untuk melindungi 1,3 miliar warganya, setelah sebelumnya melakukannya pada 25 Maret tengah malam, dijadwalkan berakhir pada Selasa, (14/04/2020) tengah malam.
"Dari sudut ekonomi, kami telah membayar harga yang besar," kata Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam pidato nasional dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (14/04/2020).
"Tapi kehidupan rakyat India jauh lebih berharga," lanjutnya.
Negara-negara Asia Selatan sejauh ini relatif tidak terluka oleh epidemi, berdasarkan data resmi lebih dari 10.000 kasus dan 339 kematian di India.
Tetapi dengan beberapa kota paling ramai di planet ini, ada kekhawatiran bahwa jumlahnya dapat meroket dan membanjiri layanan kesehatan.
Beberapa ahli juga mengatakan India belum melakukan tes yang cukup dan jumlah infeksi sebenarnya jauh lebih tinggi.
India menerapkan lockdown terlama saat ini untuk melindungi 1,3 miliar warganya, setelah sebelumnya melakukannya pada 25 Maret tengah malam, dijadwalkan berakhir pada Selasa, (14/04/2020) tengah malam.
"Dari sudut ekonomi, kami telah membayar harga yang besar," kata Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam pidato nasional dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (14/04/2020).
"Tapi kehidupan rakyat India jauh lebih berharga," lanjutnya.
Negara-negara Asia Selatan sejauh ini relatif tidak terluka oleh epidemi, berdasarkan data resmi lebih dari 10.000 kasus dan 339 kematian di India.
Tetapi dengan beberapa kota paling ramai di planet ini, ada kekhawatiran bahwa jumlahnya dapat meroket dan membanjiri layanan kesehatan.
Beberapa ahli juga mengatakan India belum melakukan tes yang cukup dan jumlah infeksi sebenarnya jauh lebih tinggi.
Lihat Juga :