Hadirkan Anies Baswedan di Milad Ke-21, PKS Anggap Jati Jaya Kunci Kemenangan Capres 2024
Kamis, 18 Mei 2023 - 17:12 WIB
loading...
Capres Anies Baswedan menerima potongan tumpeng dari Sekjen PKS Abu Bakar Al Habsi saat Milad Ke-21 di Yogyakarta, Kamis (18/5/2023). Foto/MPI/Erfan Erlin
A
A
A
YOGYAKARTA - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jati Jaya) menggelar Milad Ke-21 di Yogyakarta, Kamis (18/5/2023). Ribuan kader PKS dari tiga wilayah hadir dalam kegiatan yang bersamaan dengan Halal Bihalal dan juga Bimtek.
Milad kali ini dihadiri oleh Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh PKS, Anies Baswedan. Selain itu beberapa tokoh partai koalisi di DIY seperti ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem DIY Subardi dan juga mantan ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) sekaligus mantan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Syukri Fadholi.
Baca juga: PKS Resmi Usung Anies Baswedan Capres 2024
Ketua DPW PKS Jati Jaya, Abdul Fikri mengatakan Milad Ke-21 ini mendahulukan Milad yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang rencananya digelar 20 Mei 2023 mendatang.
DIY menjadi lokasi pelaksanaan Milad Jati Jaya karena memang memiliki prestasi terutama perolehan suara.
"Jika nasional kita baru mendapat 8 persen, tetapi di Yogyakarta sudah dapat 11,5 persen suara di tahun 2019," ungkapnya.
Milad kali ini dihadiri oleh Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh PKS, Anies Baswedan. Selain itu beberapa tokoh partai koalisi di DIY seperti ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem DIY Subardi dan juga mantan ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) sekaligus mantan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Syukri Fadholi.
Baca juga: PKS Resmi Usung Anies Baswedan Capres 2024
Ketua DPW PKS Jati Jaya, Abdul Fikri mengatakan Milad Ke-21 ini mendahulukan Milad yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang rencananya digelar 20 Mei 2023 mendatang.
DIY menjadi lokasi pelaksanaan Milad Jati Jaya karena memang memiliki prestasi terutama perolehan suara.
"Jika nasional kita baru mendapat 8 persen, tetapi di Yogyakarta sudah dapat 11,5 persen suara di tahun 2019," ungkapnya.
Lihat Juga :