Impor Jatim Turun 21,25 Persen pada April 2023
Rabu, 17 Mei 2023 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan negara asal barang impor nonmigas, terbesar dari Tiongkok dengan kontribusi 31,06 persen.
Disusul dari Amerika Serikat dan India yang memberikan kontribusi pada pasar impor nonmigas masing-masing sebesar 8,74 persen dan 4,41 persen. Nilai impor nonmigas dari Tiongkok bulan April 2023 mencapai nilai sebesar USD482,88 juta. “Diikuti Amerika Serikat sebesar USD135,82 juta serta dari India sebesar USD68,55 juta,” imbuh Umar.
Kelompok negara ASEAN masih menjadi salah satu pemasok utama barang komoditas nonmigas ke Jatim selama April 2023 yang mencapai USD168,25 juta. Nilai ini turun 47,15 persen dibanding bulan sebelumnya. Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama asal impor nonmigas dengan nilai USD65,28 juta atau sebesar 4,20 persen dari total impor nonmigas.
Selanjutnya diikuti Singapura dengan nilai USD29,59 juta dengan peranan sebesar 1,90 persen. Sementara itu nilai impor nonmigas yang berasal dari kelompok negara Uni Eropa bulan April 2023 sebesar USD76,99 juta atau turun sebesar 37,40 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai impor nonmigas terbesar dari kawasan ini berasal dari Italia sebesar USD20,46 juta atau dengan peranan sebesar 1,32 persen.
Tiga komoditas dengan peranan terbesar terhadap nilai total impor Jatim bulan April 2023 adalah komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON 90 dan lebih tetapi dibawah RON 97 tidak dicampur, dengan peranan sebesar 14,20 persen. Disusul komoditas Hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya yang berkontribusi sebesar 5,75 persen dan komoditas Propana cair dengan kontribusi sebesar 3,33 persen dari total impor Jatim bulan April 2023.
Disusul dari Amerika Serikat dan India yang memberikan kontribusi pada pasar impor nonmigas masing-masing sebesar 8,74 persen dan 4,41 persen. Nilai impor nonmigas dari Tiongkok bulan April 2023 mencapai nilai sebesar USD482,88 juta. “Diikuti Amerika Serikat sebesar USD135,82 juta serta dari India sebesar USD68,55 juta,” imbuh Umar.
Kelompok negara ASEAN masih menjadi salah satu pemasok utama barang komoditas nonmigas ke Jatim selama April 2023 yang mencapai USD168,25 juta. Nilai ini turun 47,15 persen dibanding bulan sebelumnya. Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama asal impor nonmigas dengan nilai USD65,28 juta atau sebesar 4,20 persen dari total impor nonmigas.
Selanjutnya diikuti Singapura dengan nilai USD29,59 juta dengan peranan sebesar 1,90 persen. Sementara itu nilai impor nonmigas yang berasal dari kelompok negara Uni Eropa bulan April 2023 sebesar USD76,99 juta atau turun sebesar 37,40 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai impor nonmigas terbesar dari kawasan ini berasal dari Italia sebesar USD20,46 juta atau dengan peranan sebesar 1,32 persen.
Tiga komoditas dengan peranan terbesar terhadap nilai total impor Jatim bulan April 2023 adalah komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON 90 dan lebih tetapi dibawah RON 97 tidak dicampur, dengan peranan sebesar 14,20 persen. Disusul komoditas Hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya yang berkontribusi sebesar 5,75 persen dan komoditas Propana cair dengan kontribusi sebesar 3,33 persen dari total impor Jatim bulan April 2023.
(msd)
Lihat Juga :