Sopir Odong-odong Perkosa Anak di Bawah Umur hingga Hamil 3 Bulan di Kalideres
Senin, 15 Mei 2023 - 09:13 WIB
loading...
Seorang sopir odong-odong berinisial RIS (42) pelaku pemerkosaan saat digiring petugas Polsek Kalideres, Jakarta Barat. Foto/MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Seorang sopir odong-odong berinisial RIS (42) tega memperkosa anak di bawah umur hingga hamil tiga bulan di kamar petak kontrakannya kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Pelaku telah melakukan pencabulan terhadap korban sebanyak empat kali.
Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan, korban perbuatan asusila ke gadis remaja berinisial NN (17). Pelaku ini sudah tiga kali gagal dalam pernikahan.
Adapun, pelaku tersebut telah merudapaksa gadis di bawah umur sejak Januari 2023. "Pelaku telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban sebanyak empat kali sejak bulan Januari 2023 hingga korban hamil 3 bulan," ujar Syafri saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2023).
Syafri memaparkan, korban berkenalan dengan pelaku saat pertama kali korban menaiki kendaraan odong-odong pelaku, sehingga menyebabkan ketertarikan dari pelaku akibat kecantikannya.
Tak lama berselang, lanjut Syafri, pelaku dan korban sudah sering kali berkomunikasi melalui HP hingga pelaku mengajak korban kerumah kontrakan yang ditempati
Setibanya di rumah kontrakan, pelaku kemudian mengajak untuk berhubungan intim dengan korban, namun korban menolak. Alhasil, pelaku akhirnya melakukan pemerkosaan dengan membekap mulut korban agar tidak berteriak.
"Korban telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak empat kali sejak Januari 2023 hingga kini korban hamil," tuturnya.
Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan, korban perbuatan asusila ke gadis remaja berinisial NN (17). Pelaku ini sudah tiga kali gagal dalam pernikahan.
Adapun, pelaku tersebut telah merudapaksa gadis di bawah umur sejak Januari 2023. "Pelaku telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban sebanyak empat kali sejak bulan Januari 2023 hingga korban hamil 3 bulan," ujar Syafri saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2023).
Syafri memaparkan, korban berkenalan dengan pelaku saat pertama kali korban menaiki kendaraan odong-odong pelaku, sehingga menyebabkan ketertarikan dari pelaku akibat kecantikannya.
Tak lama berselang, lanjut Syafri, pelaku dan korban sudah sering kali berkomunikasi melalui HP hingga pelaku mengajak korban kerumah kontrakan yang ditempati
Setibanya di rumah kontrakan, pelaku kemudian mengajak untuk berhubungan intim dengan korban, namun korban menolak. Alhasil, pelaku akhirnya melakukan pemerkosaan dengan membekap mulut korban agar tidak berteriak.
"Korban telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak empat kali sejak Januari 2023 hingga kini korban hamil," tuturnya.
Lihat Juga :