Cacat Permanen, Korban Kecelakaan Ini Menunggu Itikad Baik Pelaku yang Merupakan Anak Polisi
Senin, 15 Mei 2023 - 07:41 WIB
loading...
Giuseppe korban kecelakaan lalu lintas yang diduga dilakukan ARP (26) anak anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya, kini mengalami cacat permanen di kaki. Foto/MPI/Irfan Maulana
A
A
A
JAKARTA - Giuseppe korban kecelakaan lalu lintas yang diduga dilakukan ARP (26) anak anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya menunggu itikad baik pelaku. Pasalnya kecelakaan tersebut menyebabkan ARP harus cacat permanen pada bagian kaki kanannya.
Kecelakaan ini terjadi di Jalan RA Fadillah, Cijantung, Jakarta Timur. Giuseppe menjelaskan ketika dibawa ke UGD di RSUD Pasar Rebo, orang tua ARP memperkenalkan statusnya sebagai anggota kepolisian.
"Saat kondisi emergency saya di RSUD Pasar Rebo (selepas ditabrak), keluarga mereka memperkenalkan status dan pekerjaannya kepada kami. Dan menginformasikan mereka anggota polisi dan dinas di Polda Metro Jaya," kata Giuseppe ketika ditemui di RSUD Pasar Rebo, Senin (15/5/2023).
Giuseppe menuturkan, sampai detik ini baik ARP maupun orang tuanya tidak pernah berusaha menghubungi untuk menanyakan kondisinya yang menjadi cacat permanen.
Baca: Jadi Tersangka Kasus Tabrak Lari, Anak Perwira Polisi Belum Ditahan
"Saya melihat dari mediasi pertama, tidak ada itikad baik dari mereka. Maaf ya, sampai dengan detik ini baik orang tua maupun pelakunya tidak pernah menghubungi saya secara pribadi. Padahal dia punya kontak saya," tuturnya.
Kecelakaan ini terjadi di Jalan RA Fadillah, Cijantung, Jakarta Timur. Giuseppe menjelaskan ketika dibawa ke UGD di RSUD Pasar Rebo, orang tua ARP memperkenalkan statusnya sebagai anggota kepolisian.
"Saat kondisi emergency saya di RSUD Pasar Rebo (selepas ditabrak), keluarga mereka memperkenalkan status dan pekerjaannya kepada kami. Dan menginformasikan mereka anggota polisi dan dinas di Polda Metro Jaya," kata Giuseppe ketika ditemui di RSUD Pasar Rebo, Senin (15/5/2023).
Giuseppe menuturkan, sampai detik ini baik ARP maupun orang tuanya tidak pernah berusaha menghubungi untuk menanyakan kondisinya yang menjadi cacat permanen.
Baca: Jadi Tersangka Kasus Tabrak Lari, Anak Perwira Polisi Belum Ditahan
"Saya melihat dari mediasi pertama, tidak ada itikad baik dari mereka. Maaf ya, sampai dengan detik ini baik orang tua maupun pelakunya tidak pernah menghubungi saya secara pribadi. Padahal dia punya kontak saya," tuturnya.
Lihat Juga :