Keributan Warnai Pendaftaran Bacaleg PDIP di Papua Barat Daya
Sabtu, 13 Mei 2023 - 21:09 WIB
loading...
Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PDIP Provinsi Papua Barat Daya di Kantor KPU Papua Barat Daya, diwarnai keributan. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A
A
A
SORONG - Ketua DPC PDIP Kota Sorong, Edo Kondologit, bersama istrinya yang menjabat sebagai Bendahara DPD PDIP Papua Barat Daya, Agustina Urbinas, terlibat keributan dengan Wakil Sekretaris DPD PDIP Papua Barat Daya. Keributan terjadi saat pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) di Kantor KPU Papua Barat Daya.
Baca juga: Bacaleg PDIP Sulsel Didominasi Kaum Perempuan dan Milenial
Edo Kondologit bersama istrinya terlihat emosi, dan terlibat adu mulut dengan sesama pengurus PDIP. Keributan ini diduga dipicu oleh adanya perubahan nomor urut bacaleg yang didaftarkan ke KPU Papua Barat Daya.
Perubahan nomor urut bacaleg tersebut, terungkap saat proses verifikasi yang dilakukan petugas KPU dan Bawaslu. Edo Kondologit bersama istrinya, langsung emosi dan menyebut adanya dugaan kecurangan terkait adanya perubahan nomor urut bacaleg tersebut.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Amangkurat I Kirim Utusan Khusus untuk Bunuh Ulama
Aksi tarik-menarik sempat terjadi di ruang pendaftaran Kantor KPU Papua Barat Daya. Keributan terus terjadi hingga pengurus lainnya tidak terima, dan mengusir pengurus yang membuat keributan.
Baca juga: Bacaleg PDIP Sulsel Didominasi Kaum Perempuan dan Milenial
Edo Kondologit bersama istrinya terlihat emosi, dan terlibat adu mulut dengan sesama pengurus PDIP. Keributan ini diduga dipicu oleh adanya perubahan nomor urut bacaleg yang didaftarkan ke KPU Papua Barat Daya.
Perubahan nomor urut bacaleg tersebut, terungkap saat proses verifikasi yang dilakukan petugas KPU dan Bawaslu. Edo Kondologit bersama istrinya, langsung emosi dan menyebut adanya dugaan kecurangan terkait adanya perubahan nomor urut bacaleg tersebut.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Amangkurat I Kirim Utusan Khusus untuk Bunuh Ulama
Aksi tarik-menarik sempat terjadi di ruang pendaftaran Kantor KPU Papua Barat Daya. Keributan terus terjadi hingga pengurus lainnya tidak terima, dan mengusir pengurus yang membuat keributan.
Lihat Juga :