Keris Setan Kober Jadi Saksi Pertarungan Kakak Beradik Trah Raja Mataram

Sabtu, 13 Mei 2023 - 06:00 WIB
loading...
Keris Setan Kober Jadi...
Ilustrasi era Kerajaan Mataram.
A A A
Pertarungan kakak adik terjadi ketika Kerajaan Mataram dipimpin oleh Sultan Amangkurat I. Kala itu sang Sultan Mataram itu harus menghadapi adik tirinya sendiri Pangeran Alit. Konon usai pertarungan keduanya, Sultan Mataram juga menghabisi beberapa orang Madura yang merupakan pengikut Pangeran Alit.

Awalnya pertarungan ini tidak pernah dikehendaki oleh Sultan Amangkurat I. Bahkan ia konon sungguh-sungguh menekankan kepada abdinya supaya tidak bertindak terhadap adiknya.

Anddai kata Pangeran Alit mengadakan serangan, sekalipun dalam usaha itu mereka harus mengorbankan jiwa mereka. H.J. De Graaf pada "Disintegrasi Mataram : Dibawah Mangkurat I", menjelaskan bagaimana naskah kuno Serat Kandha Sultan Amangkurat I sempat kembali ke istananya.

Tetapi di pintu gerbang dalam Srimenganti ia memberi perintah rahasia kepada Pangeran Purbaya untuk menyelesaikan persoalannya dengan cara yang selunak-lunaknya. Pangeran Purbaya kemudian memerintahkan supaya semua prajurit dan adipati mempersiapkan senjata mereka.

Baca juga: Kisah Kiai Abbas Buntet, Sang Panutan yang Jadi Panglima Pertempuran 10 Nopember

Akhirnya muncullah Pangeran Alit di Pangurakan hanya disertai 6 lurah, yang lain telah melarikan diri. Menurut Serat Kandha, setiba mereka di "pasar besar" rakyat menjadi gempar melihat kedatangannya karena begitu banyak pengikutnya.

Akan tetapi dengan mudah sekali pengikut yang begitu banyak itu disapu bersih, kecuali pengikut-pengikut terdekat Pangeran Alit. Akhirnya lurah-lurah itu pun melarikan diri, terkejar, dan dibunuh. Akhirnya tinggallah Pangeran Alit seorang diri.

Selanjutnya semua orang Mataram menyingkir memberi jalan untuk Pangeran Alit, hanya adipati dari Sampang, Demang Melaya, merangkul kakinya dan dengan demikian mencoba menahannya. Tetapi amarah Pangeran Alit semakin menjadi dan ditikamnya leher adipati itu dengan keris si Setan Kober.

Ia menuntut balas dendam atas terbunuhnya junjungan mereka, maka semua orang Sampang, setelah mengangkut jenazahnya, mengamuk. Oleh karena lelah, paha (atau lengan kiri) Pangeran Alit tergores oleh kerisnya sendiri yang termasyhur itu.

Luka ringan ini menyebabkannya tewas di bawah pohon waringin kurung. Jenazahnya diangkut para adipati ke Setinggil, ditangisi oleh ibunya. Pangeran Purbaya menghiburnya, Pangeran Silarong menyampaikan laporan.

Setelah pidato pendek dari Sultan Amangkurat I, yang di dalam hati merasa gembira, maka dilukainya dirinya sendiri di bagian atas lengan kirinya, sedangkan orang-orang Madura yang menjadi pengikut Pangeran Alit dibunuh semua sebagai hukuman. Jenazahnya dimakamkan di Magiri, di sebelah almarhum ayahnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
Kisah Pertempuran Pasukan...
Kisah Pertempuran Pasukan Kapten Tubagus Muslihat Pukul Mundur Penjajah Inggris dan Sekutu dari Kota Bogor
Laskar Hizbullah Kiai...
Laskar Hizbullah Kiai dan Santri Jadi Pasukan Cadangan di Pertempuran Surabaya 10 November
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Pemberontak Baloch Mengamuk,...
Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
Koalisi Arab Saudi Serang...
Koalisi Arab Saudi Serang Yaman, Pemimpin STC al-Zubaidi Kabur Sembunyi
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved