Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ini Kiat Ganjar Pranowo
Jum'at, 12 Mei 2023 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
"Ada treatment khusus untuk menangani kemiskinan ekstrem. Kita dorong melibatkan banyak pihak. Ada dunia usaha, ada komunitas. Banyak teman-teman yang telepon saya 'Pak Ganjar setiap hari bicada penurunan angka kemiskinan ekstrem, kami bisa bantu apa'," kata Ganjar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (11/5/2023) siang.
Program rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, air bersih hingga listrik gratis adalah salah satu gebrakan yang dilakukan Ganjar. Dalam merealisasikan program-program tersebut, Ganjar menggandeng sejumlah pihak swasta, filantrop hingga coorporate social responsibility (CSR) untuk bergotong-royong menyalurkan bantuan.
Langkah Ganjar tersebut disambut positif banyak pihak. "Saya sampaikan bantulah rumah yang tidak layak huni, bantulah akses air, bantulah jamban, bantulah listrik kita siapkan. Kalau sudah, maka bantulah pemberdayaan ekonominya," jelas Ganjar.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jateng juga cenderung menurun. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, angka pengangguran selalu berada di bawah angka TPT nasional.
Sejak periode kedua Ganjar Pranowo menjabat pada Agustus 2018, TPT Jateng 4,47% dan nasional 5,3%. Kemudian Agustus 2019, TPT Jateng 4,44% dan nasional 5,23%. Selanjutnya Agustus 2020, TPT Jateng meningkat menjadi 6,48% lantaran hantaman pandemi Covid-19 dan TPT nasional 7,07%.
Program rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, air bersih hingga listrik gratis adalah salah satu gebrakan yang dilakukan Ganjar. Dalam merealisasikan program-program tersebut, Ganjar menggandeng sejumlah pihak swasta, filantrop hingga coorporate social responsibility (CSR) untuk bergotong-royong menyalurkan bantuan.
Langkah Ganjar tersebut disambut positif banyak pihak. "Saya sampaikan bantulah rumah yang tidak layak huni, bantulah akses air, bantulah jamban, bantulah listrik kita siapkan. Kalau sudah, maka bantulah pemberdayaan ekonominya," jelas Ganjar.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jateng juga cenderung menurun. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, angka pengangguran selalu berada di bawah angka TPT nasional.
Sejak periode kedua Ganjar Pranowo menjabat pada Agustus 2018, TPT Jateng 4,47% dan nasional 5,3%. Kemudian Agustus 2019, TPT Jateng 4,44% dan nasional 5,23%. Selanjutnya Agustus 2020, TPT Jateng meningkat menjadi 6,48% lantaran hantaman pandemi Covid-19 dan TPT nasional 7,07%.
Lihat Juga :