TGB: Partai Perindo Dorong KTT ASEAN Hasilkan Resolusi Konkret soal TPPO
Kamis, 11 Mei 2023 - 10:33 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr TGB KH Muhammad Zainul Majdi, Lc, MA saat Tablig Akbar di Lapangan Prian, Lombok Timur, NTB, Rabu (10/5/2023). Foto/MPI/Edy Gustan
A
A
A
LOMBOK TIMUR - Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr TGB KH Muhammad Zainul Majdi, Lc, MA mendukung pembahasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN. TGB menyatakan, Partai Perindo mendorong harus ada resolusi konkret terkait dengan kesepakatan yang tertuang dalam butir-butir konferensi negara ASEAN untuk menghadapi TPPO ini.
TGB menegaskan bahwa sebagai negara Kepulauan, Indonesia sangat rentan terhadap praktik TPPO. Apalagi Indonesia sudah mengesahkan peraturan undang-undang tentang TPPO dan tinggal menjalankan penegakan hukumnya.
Baca juga: Ribuan Jemaah NWDI Ikuti Takblig Akbar Bersama TGB Zainul Majdi di Lombok Timur
"Karena Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga punya kerentanan terkait tindak pidana perdagangan orang ini. Lagipula, banyak pelabuhan tikus yang bisa digunakan untuk menyelundupkan manusia," ujar TGB saat Tablig Akbar di Lapangan Prian, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (10/5/2023).
Terkait itu, mantan Gubernur NTB dua periode itu menegaskan Indonesia perlu memperkuat pengawasan dan pengamanan di perbatasan serta di pelabuhan-pelabuhan.
Tak kalah penting, kata cucu Pahlawan Nasional Almagfurullah TG.KH Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini, adalah penegakan hukum terhadap segala aktivitas yang terkait dengan eksploitasi manusia termasuk tindak pidana perdagangan orang.
TGB menegaskan bahwa sebagai negara Kepulauan, Indonesia sangat rentan terhadap praktik TPPO. Apalagi Indonesia sudah mengesahkan peraturan undang-undang tentang TPPO dan tinggal menjalankan penegakan hukumnya.
Baca juga: Ribuan Jemaah NWDI Ikuti Takblig Akbar Bersama TGB Zainul Majdi di Lombok Timur
"Karena Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga punya kerentanan terkait tindak pidana perdagangan orang ini. Lagipula, banyak pelabuhan tikus yang bisa digunakan untuk menyelundupkan manusia," ujar TGB saat Tablig Akbar di Lapangan Prian, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (10/5/2023).
Terkait itu, mantan Gubernur NTB dua periode itu menegaskan Indonesia perlu memperkuat pengawasan dan pengamanan di perbatasan serta di pelabuhan-pelabuhan.
Tak kalah penting, kata cucu Pahlawan Nasional Almagfurullah TG.KH Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini, adalah penegakan hukum terhadap segala aktivitas yang terkait dengan eksploitasi manusia termasuk tindak pidana perdagangan orang.
Lihat Juga :