Misteri Hubungan Sengguruh Kerajaan Hindu Terakhir di Nusantara dengan Majapahit

Rabu, 10 Mei 2023 - 08:42 WIB
loading...
Misteri Hubungan Sengguruh...
Suasana Kantor Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
A A A
MALANG - Kerajaan Sengguruh di Malang tercatat menjadi kerajaan terakhir bercorak Hindu setelah meluasnya pengaruh Islam di Pulau Jawa. Kerajaan Sengguruh ini konon sudah ada sejak 1400-an atau abad 14 hingga 15 awal ketika Kerajaan Majapahit mulai menunjukkan tren penurunan kejayaannya.

Arkeolog sekaligus sejarawan Malang Mudzakir Dwi Cahyono menuturkan, bila Kerajaan Sengguruh ini muncul ketika masa pemerintahan Kerajaan Majapahit mulai berakhir. Saat itu konon Kerajaan Majapahit memang masih ada, namun ibukotanya tidak di Wilwatikta atau Trowulan dan dinasti yang berkuasa bukan lagi dinasti Raden Wijaya, melainkan dari Girindrawardhana.

"Ketika Sengguruh ada kerajaannya (Kerajaan Majapahit) masih. Kerajaannya masih bernama Majapahit, tapi dinastinya berbeda, dinastinya Girindrawardana, tapi ibukotanya tidak lagi di Wilwatikta atau Trowulan itu, dinastinya juga tidak dinasti yang disebut keturunan Raden Wijaya," ujar Mudzakir Dwi Cahyono, dikonfirmasi MPI.

Baca juga: Pengelola Malang Plaza Klaim Rugi Rp55 Miliar Akibat Kebakaran

Bahkan Dwi Cahyono menyebut, bila Kerajaan Sengguruh belum pernah menjadi kerajaan bawahan yang dikuasai oleh Kerajaan Majapahit. Kendati pada naskah kuno bernama Panji Margasemara yang ditulis sekitar masa kekuasaan Majapahit akhir disebutkan ada beberapa daerah di Malang seperti Gunung Gondomayet, Kagenengan, Singasari, Sangguruh, hingga Balekambang.

"Di era sebelum dinasti Girindrawardhana, kerajaan bawahan Majapahit di Malang hanya Tumapel dan Kabalan, Sengguruh tidak pernah disebut-sebut menjadi kekuasaan Majapahit, tidak di era-era dinasti Sangramawijaya. Kerajaan ini baru hadir di masa Majapahit akhir," tuturnya.

Namun apakah Kerajaan Sengguruh ini didirikan oleh tokoh-tokoh dari dua kerajaan bawahan Majapahit di Malang yakni Tumapel dan Kabalan, Dwi Cahyono belum dapat memastikannya. Tetapi menariknya, salah satu raja di Kerajaan Sengguruh bernama Raden Pramana dikisahkan masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Kerajaan Majapahit.

"Jadi Kerajaan Sengguruh memang masih menjadi tanda tanya, dalam kaitan vasal Majapahit sebelumnya yaitu Tumapel dan Kabalan, apakah ini relokasi dari pusat kekuasaan yang di sebelah utara, ada dua vasal nagari Tumapel dan nagari Kabalan, baru dua nagari itu diintegrasikan, menjadi Sengguruh, boleh dikatakan ini merupakan sisa-sisa dari kekuatan Hindu yang basisnya memang di Malang," jelas pengajar sejarah di Universitas Negeri Malang ini.

Apalagi sebelum era Kerajaan Sengguruh, Malang memiliki riwayat sejarah panjang terkait perjalanan kerajaan bernuansakan Hindu sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan, kemudian bergeser Kerajaan Mataram era Mpu Sindok yang berpusat di Malang, Kerajaan Tumapel, dan dua kerajaan bawahan Majapahit yang berada di Malang.

"Jadi ini merupakan sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah Malang, di wilayah Malang, bentuknya kancrit yang sisa dari perjalanan panjang didapati hadir di Sengguruh, yang kerajaannya disebut Kerajaan Sengguruh atau Tanjung Sengguruh," terangnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Prabowo: Dharma Santi...
Prabowo: Dharma Santi 2026 Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan
Rayakan Thaipusam, Umat...
Rayakan Thaipusam, Umat Hindu dari Medan Datang Langsung ke Murugan Temple
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved