Massa Demontran di Lebanon Marah dan Membakar Sejumlah Bank

Rabu, 29 April 2020 - 08:20 WIB
loading...
A A A
"Ini situasi ekonomi," kata seorang wanita berusia 51 tahun dengan jilbab hijau yang bekerja di klinik operasi dokter. Dia menolak untuk menyebutkan namanya. “Meskipun ada corona, orang-orang lapar. Mereka tidak tahan lagi," ujar dia.

Dalam beberapa minggu terakhir nilai mata uang Lebanon telah anjlok di tengah kekurangan dolar. Tripoli, kota terbesar kedua di Lebanon, adalah salah satu daerah termiskin di negara itu dengan tingkat kemiskinan pada akhir 2019 sekitar 50%.

Kota tersebut adalah titik fokus untuk protes anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober tahun lalu, yang didorong oleh kemarahan yang meluas atas inefisiensi pemerintah, korupsi, dan ekonomi yang memburuk.

Gerakan protes mulai kehilangan momentum pada sekitar Tahun Baru 2020, tetapi ekonomi kian memburuk ketika negara itu berjuang untuk menahan pandemi global COVID-19. Lebanon sejauh ini secara komparatif berhasil dalam menahan penyebaran penyakit, tetapi hanya dengan memaksakan langkah-langkah social distancing yang ketat yang kemudian menutup sebagian besar kegiatan ekonomi.

Pemerintah Lebanon memulai proses lima tahap untuk membuka kembali perekonomian pada hari Senin. Namun demikian, ketika situasi ekonomi memburuk, masyarakat Tripoli baru-baru ini mulai turun ke jalan untuk kesekian kalinya.

Dalam bentrokan dengan pasukan keamanan selama demonstrasi hari Senin, seorang pemrotes berusia 26 tahun ditembak dan dibunuh. Menurut laporan media lokal, korban tewas di tangan tentara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas: Israel Gagal...
Hamas: Israel Gagal Patahkan Perlawanan
Demonstran Lebanon Lempari...
Demonstran Lebanon Lempari Bank Setelah Parlemen Gagal Memillih Presiden
Demonstrasi Meluas di...
Demonstrasi Meluas di Lebanon, Keterlibatan Asing Diselidiki
Rekomendasi
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved