680 Ekor Sapi Terserang Penyakit Lato-lato, Peternak Gunungkidul Resah
Minggu, 07 Mei 2023 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Kasus terbanyak di Kapanewon Ngawen dengan 220 kasus, disusu Kapanewon Gedangsari 174 kasus. Di Kapanewon Nglipar ada 81 kasus, selebihnya bervariasi mulai dari 1 hingga 6 kasus dalam 1 kapanewon. “Kami terus lakukan pengawasan dan pendataan untuk menekan wabah ini, dan untuk vaksinasi kami masih menununggu instruksi dari pusat,” tuturnya.
Sementara itu peternak sapi di Pulutan, Tugiyanto mengaku resah dengan maraknya penyakit LSD. Sebab peternak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memeriksakan. Selain itu harga jual sapi juga turun.
“Jelas, kami harus mengeluarkan biaya tambahan. Harga jual sapi juga menjadi turun,” katanya. Sejauh ini peternak berupaya mengobati sapi secara swadaya. Peternak juga meningkatkan koondisi kandang agar lebih bersih dan tidak mudah terjangkit penyakit.
Sementara itu peternak sapi di Pulutan, Tugiyanto mengaku resah dengan maraknya penyakit LSD. Sebab peternak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memeriksakan. Selain itu harga jual sapi juga turun.
“Jelas, kami harus mengeluarkan biaya tambahan. Harga jual sapi juga menjadi turun,” katanya. Sejauh ini peternak berupaya mengobati sapi secara swadaya. Peternak juga meningkatkan koondisi kandang agar lebih bersih dan tidak mudah terjangkit penyakit.
(msd)
Lihat Juga :