Viral Siswa SMP di Way Kanan Dianiaya di Tengah Jalan, Pelaku Minta Uang Beli Rokok
Minggu, 07 Mei 2023 - 22:15 WIB
loading...
Tampak seorang SMP di Way Kanan mengancam dan menganiaya sesama pelajar SMP, bahkan pelaku juga memalak korban untuk membeli rokok. Foto: Tangkapan Layar
A
A
A
WAY KANAN - Video penganiayan siswa SMP yang dianiaya di tengah jalan kembali viral di media sosial . Dalam video itu terungkap pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli rokok.
Dalam video viral itu, tampak siswa SMP dianiaya dan dipukul dengan menggunakan sebuah kayu di tengah jalan. Kejadian ini diketahui terjadi di Jalan Kampung Campang Lapan, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, korbannya adalah seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) 6 Banjit yang bernama Pahri Alfarizi dan temannya.
Baca juga: Pelajar SMP Pembacok Siswa hingga Tewas di Sukabumi Divonis 4,5 Tahun
Diketahui dari Musa, salah satu orang tua yang anaknya juga ikut menyaksikan kejadian itu mengatakan, kejadian tersebut terjadi tepat di Kampung Campang Lapan, tepat jam 12 siang.
"Anak saya ikut menyaksikan juga, kalau yang dipukul itu anak kakak saya, pelaku memukul dan juga memalak (diperas). Pelaku juga mengambil uangnya, katanya damai untuk beli rokok, iya mereka gak berani melawan, pelaku juga bawa pisau," ungkapnya saat memberikan keterangan, Sabtu (6/5/2023).
Musa mengatakan, pelaku penganiayaan dan pemalakan tersebut merupakan kakak kelas korban di sekolahnya.
Dalam video viral itu, tampak siswa SMP dianiaya dan dipukul dengan menggunakan sebuah kayu di tengah jalan. Kejadian ini diketahui terjadi di Jalan Kampung Campang Lapan, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, korbannya adalah seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) 6 Banjit yang bernama Pahri Alfarizi dan temannya.
Baca juga: Pelajar SMP Pembacok Siswa hingga Tewas di Sukabumi Divonis 4,5 Tahun
Diketahui dari Musa, salah satu orang tua yang anaknya juga ikut menyaksikan kejadian itu mengatakan, kejadian tersebut terjadi tepat di Kampung Campang Lapan, tepat jam 12 siang.
"Anak saya ikut menyaksikan juga, kalau yang dipukul itu anak kakak saya, pelaku memukul dan juga memalak (diperas). Pelaku juga mengambil uangnya, katanya damai untuk beli rokok, iya mereka gak berani melawan, pelaku juga bawa pisau," ungkapnya saat memberikan keterangan, Sabtu (6/5/2023).
Musa mengatakan, pelaku penganiayaan dan pemalakan tersebut merupakan kakak kelas korban di sekolahnya.
Lihat Juga :