Bacaleg Perindo Layani Langsung Penjualan Minyak Murah untuk Warga Bandung
Minggu, 07 Mei 2023 - 08:58 WIB
loading...
Minyak goreng murah dari Partai Perindo, diserbu ribuan warga di Rancamanyar, Kabupaten Bandung. Foto/iNews TV/Saufat Endrawan
A
A
A
BANDUNG - Tiga bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Perindo, melayani langsung penjualan minyak goreng murah untuk warga. Ketiga Bacaleg Partai Perindo tersebut adalah Bacaleg DPR Partai Perindo Dapil II Jabar, R. Deden Samsudin Saleh; Bacaleg DPRD Provinsi Jabar, Hari Rusli; dan Bacaleg DPRD Kabupaten Bandung, Yusuf.
Baca juga: Minyak Goreng Murah Partai Perindo Diserbu Ribuan Warga Bandung
Program penjualan minyak goreng murah Partai Perindo ini digelar di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Ribuan warga sangat antusias untuk membeli minyak goreng yang dijual dengan harga Rp13.500 per liter.
Deden Samsudin Saleh mengatakan, Partai Perindo sengaja menyediakan minyak goreng murah untuk 1.600 warga, demi meringankan beban masyarakat di tengah banyaknya harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.
Baca juga: Kisah Pelarian Pembesar Mataram Syekh Pandan Jati Akibat Dituduh Korupsi Berujung Jadi Wali di Pemalang
Agar tidak terjadi penimbunan dan penyalahgunaan, setiap warga yang mengantre minyak goreng, maksimal hanya bisa membeli dua liter minyak goreng. Ribuan warga rela mengantre, demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.
Baca juga: Minyak Goreng Murah Partai Perindo Diserbu Ribuan Warga Bandung
Program penjualan minyak goreng murah Partai Perindo ini digelar di Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Ribuan warga sangat antusias untuk membeli minyak goreng yang dijual dengan harga Rp13.500 per liter.
Deden Samsudin Saleh mengatakan, Partai Perindo sengaja menyediakan minyak goreng murah untuk 1.600 warga, demi meringankan beban masyarakat di tengah banyaknya harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.
Baca juga: Kisah Pelarian Pembesar Mataram Syekh Pandan Jati Akibat Dituduh Korupsi Berujung Jadi Wali di Pemalang
Agar tidak terjadi penimbunan dan penyalahgunaan, setiap warga yang mengantre minyak goreng, maksimal hanya bisa membeli dua liter minyak goreng. Ribuan warga rela mengantre, demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.
Lihat Juga :