Resepsi Penikahan di Era Pandemi Boleh, Tapi Begini Syaratnya
Rabu, 22 Juli 2020 - 02:23 WIB
loading...
A
A
A
Simulasi yang diselenggarakan Apel itu pun mendapat respon positif dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan, Fadeli, dengan memperbolehkan diselenggarakannya kegiatan hajatan termasuk pernikahan. Namun syaratnya, penyelenggara wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Saya memahami harapan-harapan perias, pengusaha katering dan vendor-vendor lain yang terdampak dengan adanya pandemi ini. Dari sini (simulasi) dapat dijadikan contoh pelaksaan pernikahan dengan mengadaptasi kebiasaan new normal dengan mentaati protokol kesehatan yang ketat," kata Fadeli saat menghadiri simulasi, bersama Kapolres Lamongan, AKBP Harun dan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Infantri Sidik Wiyono.
Karena lanjut Fadeli, akan dijadikan contoh, diacara seperti ini guna pemulihan ekonomi agar tetap berjalan. Dan hajatan merupakan salah satu jalan keluar untuk memulihkan perekonomian khususnya di Lamongan. "Kami menyambut gagasan teman-teman ini, karena saya juga tidak ingin ekonomi di Lamongan tetap bertahan," ucap dia.
Meski demikian, Fadeli menekankan agar acara pernikahan maupun hajatan yang lain diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan. "Jangan sampai Lamongan yang masih menuju tatanan baru dan tengah mengalami tren penurunan penularan COVID-19 ini akan muncul klaster-klaster baru akibat acara pernikahan," pungkas dia.
"Saya memahami harapan-harapan perias, pengusaha katering dan vendor-vendor lain yang terdampak dengan adanya pandemi ini. Dari sini (simulasi) dapat dijadikan contoh pelaksaan pernikahan dengan mengadaptasi kebiasaan new normal dengan mentaati protokol kesehatan yang ketat," kata Fadeli saat menghadiri simulasi, bersama Kapolres Lamongan, AKBP Harun dan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Infantri Sidik Wiyono.
Karena lanjut Fadeli, akan dijadikan contoh, diacara seperti ini guna pemulihan ekonomi agar tetap berjalan. Dan hajatan merupakan salah satu jalan keluar untuk memulihkan perekonomian khususnya di Lamongan. "Kami menyambut gagasan teman-teman ini, karena saya juga tidak ingin ekonomi di Lamongan tetap bertahan," ucap dia.
Meski demikian, Fadeli menekankan agar acara pernikahan maupun hajatan yang lain diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan. "Jangan sampai Lamongan yang masih menuju tatanan baru dan tengah mengalami tren penurunan penularan COVID-19 ini akan muncul klaster-klaster baru akibat acara pernikahan," pungkas dia.
(nth)
Lihat Juga :