Sejarah Stasiun Tanah Abang, Selalu Beradaptasi dengan Kondisi Padatnya Mobilitas Penumpang

Kamis, 04 Mei 2023 - 17:21 WIB
loading...
Sejarah Stasiun Tanah...
Stasiun Tanah Abang merupakan stasiun yang paling populer di Jakarta. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Stasiun Tanah Abang merupakan stasiun yang paling populer di Jakarta. Hal itu terlihat dari mobilitas stasiun yang tak pernah sepi.

Seperti stasiun pada umumnya, Stasiun Tanah Abang Jakarta juga memiliki sejarah yang menarik untuk diketahui. Terutama bagi mereka yang kerap menjadikan kereta api sebagai moda transportasinya.

Sejarah Stasiun Tanah Abang Jakarta

Stasiun Tanah Abang merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Stasiun Tanah Abang Jadi Stasiun Tujuan Terbanyak Pengguna KRL saat Weekend

Peresmian Stasiun Tanah Abang dilakukan pada 1889 oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda bernama Staatsspoorwegen Westerlijnen (SS-WL) bersamaan dengan pengoperasian jalur KA baru Jakarta-Angke-Rangkasbitung.

Bangunan asli stasiun ini telah dibongkar dan digantikan dengan bentuk bangunan berlantai dua seperti yang terlihat saat ini. Fasilitasnya pun semakin lengkap dengan adanya jembatan penyeberangan penumpang dan eskalator.

Dalam sejarahnya, perubahan bangunan tersebut diresmikan pada 3 Juni 1987 oleh Menteri Perhubungan, Haryanto Dhanutirto. Perubahan bangunan Stasiun Tanah Abang itu dibuat untuk mengakomodasi penumpang KRL Jabotabek yang kala itu sudah beroperasi di jalur Tanah Abang–Serpong.

Stasiun Tanah Abang hingga saat ini memiliki enam jalur sebagai jalur kereta lurus. Stasiun yang satu ini juga dilengkapi dengan dipo lokomotif di sebelah timur laut stasiun dan terhubung langsung dengan jalur 1.

Selain melayani KRL dan langsiran lokomotif, Stasiun Tanah Abang juga dijadikan tempat parkir untuk rangkaian Jayakarta yang merupakan KA penumpang cukup panjang dengan 15 kereta dalam satu rangkaiannya.

Baca juga: Perluas Stasiun Tanah Abang, Heru Budi: Tambahan Ikon di Jakarta

Sebelumnya Stasiun Tanah Abang pernah menjadi tempat parkir untuk rangkaian Gumarang dan kini rangkaian tersebut dipindahkan ke Stasiun Tanjung Priuk semenjak adanya rangkaian Jayakarta datang ke Stasiun Tanah Abang.

Seiring berjalannya waktu, Stasiun Tanah Abang juga terus mengalami perkembangan. Pada tahun 2023 ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan kembali akan melakukan pengembangan Stasiun Tanah Abang, Jakarta.

Upaya pengembangan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi semakin padatnya penumpang KRL Commuterline Jabodetabek di Stasiun Tanah Abang, mengingat statusnya sebagai stasiun dengan intensitas tertinggi di Ibukota setelah stasiun Manggarai dan Bogor.

Dimulainya proses pengembangan tersebut secara resmi diumumkan oleh Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi pada hari Minggu, 30 April 2023.

"Hari ini kita membangun (Stasiun) Tanah Abang agar bisa meningkatkan kapasitas tiga kali lipat, dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari," ujar Budi, saat meninjau kondisi arus balik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dikutip Kamis (4/5/2023)
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved