UEA Bantu 20 Ton APD, Indonesia Balas Kirim Buah Sayuran
Rabu, 29 April 2020 - 06:15 WIB
loading...
Presiden Jokowi bersama Putra Mahkota Abu Dhabi UEA Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Foto/Twitter Setkab.go.id
A
A
A
JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) mengirimkan bantuan berupa 20 ton alat perlengkapan diri (APD) bagi tenaga medis di Indonesia dan tiba, Selasa (28/4/2020) dini hari.
Sebagai gantinya, Pemerintah Indonesia akan mengirimkan buah dan sayuran dari petani sebagai dukungan kepada UEA di masa pandemi virus Corona (COVID-19) saat ini.
Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Achmad Rizal Purnama mengatakan, bantuan dari Uni Emirat Arab ini adalah bukti persahabatan antara kedua negara.
“Pertama ini adalah bukti kedekatan Indonesia. Bukan saja kedekatan dan persahabatan pada tingkat kepala negara, yaitu bapak Presiden Jokowi dan Sheikh Muhammad bin Zaid yang sangat dekat. Beliau adalah sahabat dekat. Tapi juga persahabatan antara kedua bangsa dan kedua rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia,” kata Achmad di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa 28 April 2020.
Kedua, kata Achmad, dalam menghadapi masa-masa sulit saat ini bukan saja Indonesia tapi seluruh negara harus menjalin kerja sama. Kolaborasi internasional tetap harus dilakukan. “Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi atau memitigasi COVID-19 ini sendiri," tandasnya.
Sebagai gantinya, Pemerintah Indonesia akan mengirimkan buah dan sayuran dari petani sebagai dukungan kepada UEA di masa pandemi virus Corona (COVID-19) saat ini.
Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Achmad Rizal Purnama mengatakan, bantuan dari Uni Emirat Arab ini adalah bukti persahabatan antara kedua negara.
“Pertama ini adalah bukti kedekatan Indonesia. Bukan saja kedekatan dan persahabatan pada tingkat kepala negara, yaitu bapak Presiden Jokowi dan Sheikh Muhammad bin Zaid yang sangat dekat. Beliau adalah sahabat dekat. Tapi juga persahabatan antara kedua bangsa dan kedua rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia,” kata Achmad di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa 28 April 2020.
Kedua, kata Achmad, dalam menghadapi masa-masa sulit saat ini bukan saja Indonesia tapi seluruh negara harus menjalin kerja sama. Kolaborasi internasional tetap harus dilakukan. “Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi atau memitigasi COVID-19 ini sendiri," tandasnya.
Lihat Juga :