Terapkan Protokol COVID-19, KPU Jabar Pastikan Siap Gelar Pilkada 2020
Selasa, 21 Juli 2020 - 18:57 WIB
loading...
Tangkapan layar Apel Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Jabar yang digelar secara daring, Selasa (21/7/2020). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memastikan, penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di 8 kabupaten/kota di Provinsi Jabar siap digelar dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19.
Ketua KPU Jabar Rifki Ali Mubarok mengatakan, seluruh persiapan sudah dilaksanakan, mulai dari kesiapan penyelenggara hingga alat pelindung diri (APD) guna mendukung penerapan protokol COVID-19 secara optimal. (BACA JUGA: 8 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Bantul Terpapar COVID-19 )
Bahkan, kata Rifki, seluruh personel penyelenggara Pilkada Serentak 2020 telah menjalani rapid test. Namun Rifki tidak menyebut hasil rapid test tersebut, apakah ada personel penyelenggara yang reaktif atau tidak. (BACA JUGA: Mardani Sambut Positif Pihak yang Dorong Larangan Pecandu Narkoba Maju Pilkada )
"Kami menyatakan kesiapan dari sisi personel. Seluruh personel penyelenggara sudah menjalani rapid test, APD pun sudah diterima," kata Rifki dalam Apel Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Jabar yang digelar secara virtual, Selasa (21/7/2020).
Rifki mengemukakan, jumlah personel penyelenggara Pilkada Serentak di Jabar, yakni 40 orang komisioner KPU di delapan kota dan kabupaten, 1.155 panitia pemilihan kecamatan (PPK), 6.447 panitia pemungutan suara (PPS), dan 33.300 panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP).
"Kami sudah melakukan rapid test untuk membantu pemerintah juga dalam konteks mencegah sebaran virus corona, jadi kita sudah pastikan kesiapan protokol Corona sudah dilakukan," ujar dia.
Agar protokol kesehatan bisa diterapkan secara maksimal, tutur Rifki, KPU Jabar juga menjalin koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di delapan kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020.
Ketua KPU Jabar Rifki Ali Mubarok mengatakan, seluruh persiapan sudah dilaksanakan, mulai dari kesiapan penyelenggara hingga alat pelindung diri (APD) guna mendukung penerapan protokol COVID-19 secara optimal. (BACA JUGA: 8 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Bantul Terpapar COVID-19 )
Bahkan, kata Rifki, seluruh personel penyelenggara Pilkada Serentak 2020 telah menjalani rapid test. Namun Rifki tidak menyebut hasil rapid test tersebut, apakah ada personel penyelenggara yang reaktif atau tidak. (BACA JUGA: Mardani Sambut Positif Pihak yang Dorong Larangan Pecandu Narkoba Maju Pilkada )
"Kami menyatakan kesiapan dari sisi personel. Seluruh personel penyelenggara sudah menjalani rapid test, APD pun sudah diterima," kata Rifki dalam Apel Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Jabar yang digelar secara virtual, Selasa (21/7/2020).
Rifki mengemukakan, jumlah personel penyelenggara Pilkada Serentak di Jabar, yakni 40 orang komisioner KPU di delapan kota dan kabupaten, 1.155 panitia pemilihan kecamatan (PPK), 6.447 panitia pemungutan suara (PPS), dan 33.300 panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP).
"Kami sudah melakukan rapid test untuk membantu pemerintah juga dalam konteks mencegah sebaran virus corona, jadi kita sudah pastikan kesiapan protokol Corona sudah dilakukan," ujar dia.
Agar protokol kesehatan bisa diterapkan secara maksimal, tutur Rifki, KPU Jabar juga menjalin koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di delapan kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020.
Lihat Juga :