Aminullah Perkuat Upaya Pencegahan Covid-19 di Banda Aceh
Selasa, 21 Juli 2020 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Ia pun sempat menyinggung, meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Aceh menjadi peringatan bagi semua pihak. Ia mengatakan, semua pihak harus segera mengambil langkah cepat untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan Covid-19. Salah satu yang terpenting, kata dia, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.
Hal senada juga ditekankan oleh Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati. Ia mengatakan, edukasi dan sosialisasi tentang bahaya virus corona harus digencarkan seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif.
“Semua unsur perlu meningkatkan sense of crisis. Kalau ini tidak kita tingkatkan , saya khawatir jumlah terus meningkat,” ujar Dyah.
Selain dari unsur pemerintah, Dyah juga berharap unsur masyarakat lainnya juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang ceroboh yang dapat terinfeksi Covid-19.
Rapat tersebut juga diikuti oleh Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, unsur Forkopimda Banda Aceh, Sekda Aceh Besar Iskandar, unsur Forkopimda Aceh Besar, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), unsur Ikatan Dokter Indonesia (IDI), unsur dokter ahli, alim ulama, camat, dan perwakilan keuchik.
Hal senada juga ditekankan oleh Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati. Ia mengatakan, edukasi dan sosialisasi tentang bahaya virus corona harus digencarkan seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif.
“Semua unsur perlu meningkatkan sense of crisis. Kalau ini tidak kita tingkatkan , saya khawatir jumlah terus meningkat,” ujar Dyah.
Selain dari unsur pemerintah, Dyah juga berharap unsur masyarakat lainnya juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang ceroboh yang dapat terinfeksi Covid-19.
Rapat tersebut juga diikuti oleh Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, unsur Forkopimda Banda Aceh, Sekda Aceh Besar Iskandar, unsur Forkopimda Aceh Besar, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), unsur Ikatan Dokter Indonesia (IDI), unsur dokter ahli, alim ulama, camat, dan perwakilan keuchik.
(ars)
Lihat Juga :