Jakarta Segera Masuk Musim Kemarau, Warga Diimbau Menghemat Air
Jum'at, 28 April 2023 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Musim Kemarau Datang Lebih Awal dan Kering, BMKG Sarankan Simpan Air
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi musim kemarau pada tahun 2023 akan datang lebih awal. Untuk wilayah Jakarta, diprediksi akan memasuki musim kemarau pada Juni 2023. Puncak musim kemarau diprediksikan terjadi pada Agustus 2023.
Koordinasi dilakukan antara lain dengan PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, serta Satpol PP, untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga Jakarta.
BPBD DKI Jakarta juga memastikan sarana dan prasarana pendukung untuk pasokan air bersih siap digunakan saat dibutuhkan. Terdapat sejumlah fasilitas operasional yang telah disiagakan, yaitu 67 unit mobil tangki, 46 unit tandon air, 9 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) stasioner, dan 7 unit IPA stasioner, sebagai antisipasi kelangkaan air bersih di wilayah Jakarta.
Berikut rincian sumber daya yang telah disiapkan dalam menghadapi musim kemarau di Jakarta:
1. Tangki mobil PAM Jaya sebanyak 55 unit berkapasitas 4.000 liter dan Dinas SDA sebanyak 12 unit berkapasitas 4.000 liter. Apabila kebutuhan meningkat, dapat dioperasikan sebanyak 226 unit mobil pompa Dinas Gulkarmat dan 1 unit mobil Dinas Bina Marga.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi musim kemarau pada tahun 2023 akan datang lebih awal. Untuk wilayah Jakarta, diprediksi akan memasuki musim kemarau pada Juni 2023. Puncak musim kemarau diprediksikan terjadi pada Agustus 2023.
BPBD DKI Siapkan Langkah Mitigasi
Isnawa membeberkan, BPBD DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna menghadapi musim kemarau tersebut. BPBD DKI hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, serta instansi terkait.Koordinasi dilakukan antara lain dengan PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, serta Satpol PP, untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga Jakarta.
BPBD DKI Jakarta juga memastikan sarana dan prasarana pendukung untuk pasokan air bersih siap digunakan saat dibutuhkan. Terdapat sejumlah fasilitas operasional yang telah disiagakan, yaitu 67 unit mobil tangki, 46 unit tandon air, 9 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) stasioner, dan 7 unit IPA stasioner, sebagai antisipasi kelangkaan air bersih di wilayah Jakarta.
Berikut rincian sumber daya yang telah disiapkan dalam menghadapi musim kemarau di Jakarta:
1. Tangki mobil PAM Jaya sebanyak 55 unit berkapasitas 4.000 liter dan Dinas SDA sebanyak 12 unit berkapasitas 4.000 liter. Apabila kebutuhan meningkat, dapat dioperasikan sebanyak 226 unit mobil pompa Dinas Gulkarmat dan 1 unit mobil Dinas Bina Marga.
Lihat Juga :