Posisi Terjepit, KKB Tebar Hoaks TNI-Polri Lakukan Pengeboman di Nduga Papua Pegunungan
Rabu, 26 April 2023 - 19:21 WIB
loading...
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyebar kabar bohong atau hoaks TNI dan Polri, melakukan pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
NDUGA - Pergerakan pasukan gabungan TNI-Polri, untuk membebaskan pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Marthen membuat posisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin terjepit. Kondisi ini membuat KKB menghalalkan segala cara, termasuk menebar berita bohong alias hoaks.
Baca juga: 3 Bulan Disandera KKB, Begini Kondisi Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthen
Dalam keterangan tertulisnya, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav. Herman Taryaman menyebutkan, KKB mulai menebas berita bohong atau hoaks tentang TNI-Polri telah melakukan pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
"Kabar di media sosial, tentang pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, adalah kabar bohong atau hoaks. TNI-Polri tidak mungkin melakukan pengeboman, karena keselamatan pilot Susi Air, Kapten Philips Marks Marthen dan masyarakat adalah yang utama. TNI-Polri juga bekerja secara profesional dan terukur," tegas Herman, Rabu (26/4/2023).
Baca juga: Achiruddin Hasibuan Perwira Polisi yang Biarkan Anaknya Hajar Mahasiswa Ternyata Suka Pamer Kekayaan
Herman juga menyebutkan, saat ini KKB sedang memainkan narasi bahwa KKB adalah korban. Faktanya, KKB yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat, tukang ojek, tenaga kesehatan, pekerja bangunan, bahkan menyerang aparat keamanan yang sedang bertugas dalam operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air.
Baca juga: Brutal! KKB Papua Ajak Remaja SMP dan SMA Serang Pos TNI-Polri
"Kita berharap KKB dapat segera melepas Kapten Philips Marks Marthen, sehingga tidak ada operasi di wilayah Kabupaten Nduga, dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya kembali seperti sedia kala. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat, proses pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air dapat berjalan dengan aman dan sukses," pungkasnya.
Baca juga: 3 Bulan Disandera KKB, Begini Kondisi Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthen
Dalam keterangan tertulisnya, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav. Herman Taryaman menyebutkan, KKB mulai menebas berita bohong atau hoaks tentang TNI-Polri telah melakukan pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
"Kabar di media sosial, tentang pengeboman di wilayah Kabupaten Nduga, adalah kabar bohong atau hoaks. TNI-Polri tidak mungkin melakukan pengeboman, karena keselamatan pilot Susi Air, Kapten Philips Marks Marthen dan masyarakat adalah yang utama. TNI-Polri juga bekerja secara profesional dan terukur," tegas Herman, Rabu (26/4/2023).
Baca juga: Achiruddin Hasibuan Perwira Polisi yang Biarkan Anaknya Hajar Mahasiswa Ternyata Suka Pamer Kekayaan
Herman juga menyebutkan, saat ini KKB sedang memainkan narasi bahwa KKB adalah korban. Faktanya, KKB yang melakukan pembunuhan terhadap masyarakat, tukang ojek, tenaga kesehatan, pekerja bangunan, bahkan menyerang aparat keamanan yang sedang bertugas dalam operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air.
Baca juga: Brutal! KKB Papua Ajak Remaja SMP dan SMA Serang Pos TNI-Polri
"Kita berharap KKB dapat segera melepas Kapten Philips Marks Marthen, sehingga tidak ada operasi di wilayah Kabupaten Nduga, dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya kembali seperti sedia kala. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat, proses pencarian dan penyelamatan Pilot Susi Air dapat berjalan dengan aman dan sukses," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :