5 Fakta Tribhuana Tunggadewi, Ratu Majapahit Penakluk Nusantara
Senin, 17 April 2023 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kehebatan Tribhuwana Tunggadewi, Raja Perempuan Majapahit yang Jago Perang
Dalam kitab pararaton menyebutkan jika Jayanegara saat memimpin takut akan kekuasaannya digeser oleh sang adik. Sehingga ia memerintahkan Dyah Gitarja untuk tidak menikah selama hidupnya.
Namun Gayatri tidak mengambil kesempatan itu untuk menjadi raja Majapahit lantaran dirinya memilih untuk menjadi pendeta Budha. Sehingga putrinya Dyah Gitarja menduduki kursi seorang raja dengan gelar Tribhuwanatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani.
Dalam kitab Pararaton menyebutkan jika Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa sebelum diangkat menjadi mahapatih oleh Tribhuana Tunggadewi. Namun ada beberapa pendapat yang menyebutkan jika sumpah tersebut diucapkan ketika upacara penobatannya sebagai mahapatih.
3. Pernah dilarang Menikah
Usai meninggalnya Raden Wijaya, Jayanegara kemudian menaiki tahta sebagai raja untuk menggantikan sang ayah. Pada masa pemerintahannya, saudara tirinya Dyah Gitarja (Tribhuana Tunggadewi) diangkat menjadi penguasa bawahan dengan gelar Bhre Kahuripan.Dalam kitab pararaton menyebutkan jika Jayanegara saat memimpin takut akan kekuasaannya digeser oleh sang adik. Sehingga ia memerintahkan Dyah Gitarja untuk tidak menikah selama hidupnya.
4. Menggantikan Sang Ibu untuk Menjadi Raja
Setelah Jayanegara wafat, sudah seharusnya Gayatri lah yang akan menaiki tahta untuk menjadi raja. Kemungkinan istri Raden Wijaya yang lain telah wafat, oleh sebab itu kekuasaan telah jatuh ke tangan Gayatri.Namun Gayatri tidak mengambil kesempatan itu untuk menjadi raja Majapahit lantaran dirinya memilih untuk menjadi pendeta Budha. Sehingga putrinya Dyah Gitarja menduduki kursi seorang raja dengan gelar Tribhuwanatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani.
5. Melakukan Perluasan Wilayah
Kerajaan Majapahit telah memulai perluasan wilayah nusantara sejak era pemerintahan Tribhuana Tunggadewi. Dia pula yang telah mengangkat Gajah Mada menjadi Mahapatih Majapahit.Dalam kitab Pararaton menyebutkan jika Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa sebelum diangkat menjadi mahapatih oleh Tribhuana Tunggadewi. Namun ada beberapa pendapat yang menyebutkan jika sumpah tersebut diucapkan ketika upacara penobatannya sebagai mahapatih.
(bim)
Lihat Juga :