Heboh Wali Kota Pekalongan Tak Izinkan Lapangan Mataram untuk Salat Idul Fitri, Cek Faktanya
Senin, 17 April 2023 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan, Pasrum Affandi menggelar silaturahmi dengan Wali Kota Pekalongan pascasurat tersebut.
“Kita silaturahmi kepada Pak Wali Kota Pekalongan mengklarifikasi surat rekomendasi yang dikeluarkan atas permohonan takmir masjid Al Hikmah Podosugih berkaitan dengan penggunaan Lapangan Mataram untuk salad Idul Fitri 1444 Hijriah,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Pekalongan memfasilitasi penggunaan fasilitas falitias umum untuk pelaksanaan salat Idul Fitri yang sudah menjadi ketetapan Muhammadiyah yang jatuh pada hari Jumat 21 April 2023.
“Ada sekitar 14 Fasilitas umum yang kami gunakan untuk salat Idul Fitri. Di Stadion Hoegeng juga kami gunakan, di depan kantor kecamatan Selatan juga kami gunakan dan Lapangan Peturen,” tambahnya.
Selama ini Muhammadiyah dengan Pemkot Pekalongan tidak ada masalah sama sekali. Bahkan Wali Kota Pekalongan selalu hadir dan memfasilitasi kegiatan Muhammadiyah.
“Jadi kami mohon untuk tidak dibenturkan dengan Pemkot,” pintanya.
Pasrum juga memohon maaf atas beredarnya surat larangan penggunaan Lapangan Mataram untuk salat Idul Fitri warga Muhammadiyah.
“Kita silaturahmi kepada Pak Wali Kota Pekalongan mengklarifikasi surat rekomendasi yang dikeluarkan atas permohonan takmir masjid Al Hikmah Podosugih berkaitan dengan penggunaan Lapangan Mataram untuk salad Idul Fitri 1444 Hijriah,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Pekalongan memfasilitasi penggunaan fasilitas falitias umum untuk pelaksanaan salat Idul Fitri yang sudah menjadi ketetapan Muhammadiyah yang jatuh pada hari Jumat 21 April 2023.
“Ada sekitar 14 Fasilitas umum yang kami gunakan untuk salat Idul Fitri. Di Stadion Hoegeng juga kami gunakan, di depan kantor kecamatan Selatan juga kami gunakan dan Lapangan Peturen,” tambahnya.
Selama ini Muhammadiyah dengan Pemkot Pekalongan tidak ada masalah sama sekali. Bahkan Wali Kota Pekalongan selalu hadir dan memfasilitasi kegiatan Muhammadiyah.
“Jadi kami mohon untuk tidak dibenturkan dengan Pemkot,” pintanya.
Pasrum juga memohon maaf atas beredarnya surat larangan penggunaan Lapangan Mataram untuk salat Idul Fitri warga Muhammadiyah.
Lihat Juga :