Awas! Oro-oro Kesongo Masih Meletus, Semburkan Lumpur Panas Disertai Gas Beracun
Sabtu, 15 April 2023 - 20:36 WIB
loading...
Kawah Oro-oro Kesongo di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih meletus dan menyemburkan lumpur panas disertai gas. Foto/iNews TV/Heri Purnomo
A
A
A
BLORA - Letusan di kawah Oro-oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih sering terjadi. Letusan itu disertai dengan semburan lumpur panas, disertai dengan munculnya gas beracun.
Baca juga: 1 Tewas dan 1 Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Letusan Oro-oro Kesongo Blora
BPBD Kabupaten Blora, meminta warga untuk waspada dan tidak mendekati kawah Oro-oro Kesongo, karena dikawatirkan dapat terpapar gas beracun. Petugas BPBD Kabupaten Blora, juga memasang tanda larangan mendekat di lokasi.
Terbaru, letusan terjadi Sabtu (15/4/2023) siang, sekitar pukul 11.00 WIB, dengan ketinggian 15 meter. Petugas BPBD Kabupaten Blora, bersama aparat kepolisian meminta warga yang berada di sekitar lokasi segera menjauh saat letusan terjadi.
Baca juga: Teror Brutal Penyerangan Kantor Polisi di Makassar Dipicu Salah Paham Prajurit TNI dan Polri
Kepala BPBD Kabupaten Blora, Sri Wijanarsih mengatakan, warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat letusan, karena sampai saat ini status kawah Oro-oro Kesongo masih aktif. "Setiap saat letusan masih bisa terjadi, sehingga warga dilarang mendekat," tegasnya.
![Awas! Oro-oro Kesongo Masih Meletus, Semburkan Lumpur Panas Disertai Gas Beracun]()
Baca juga: Orang Tua Bima Diduga Diintimidasi Terkait Unggahan Jalan Rusak di Lampung, Ini Faktanya!
Sejak letusan yang terjadi pada Selasa (11/4/2023) kawah Oro-oro Kesongo, sudah meletus sebanyak 10 kali. Akibat letusan pada Selasa (11/4/2023) tersebut, satu warga tewas, dan satu lagi dilarikan ke rumah sakit akibat menghirup gas beracun.
Baca juga: 1 Tewas dan 1 Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Letusan Oro-oro Kesongo Blora
BPBD Kabupaten Blora, meminta warga untuk waspada dan tidak mendekati kawah Oro-oro Kesongo, karena dikawatirkan dapat terpapar gas beracun. Petugas BPBD Kabupaten Blora, juga memasang tanda larangan mendekat di lokasi.
Terbaru, letusan terjadi Sabtu (15/4/2023) siang, sekitar pukul 11.00 WIB, dengan ketinggian 15 meter. Petugas BPBD Kabupaten Blora, bersama aparat kepolisian meminta warga yang berada di sekitar lokasi segera menjauh saat letusan terjadi.
Baca juga: Teror Brutal Penyerangan Kantor Polisi di Makassar Dipicu Salah Paham Prajurit TNI dan Polri
Kepala BPBD Kabupaten Blora, Sri Wijanarsih mengatakan, warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat letusan, karena sampai saat ini status kawah Oro-oro Kesongo masih aktif. "Setiap saat letusan masih bisa terjadi, sehingga warga dilarang mendekat," tegasnya.

Baca juga: Orang Tua Bima Diduga Diintimidasi Terkait Unggahan Jalan Rusak di Lampung, Ini Faktanya!
Sejak letusan yang terjadi pada Selasa (11/4/2023) kawah Oro-oro Kesongo, sudah meletus sebanyak 10 kali. Akibat letusan pada Selasa (11/4/2023) tersebut, satu warga tewas, dan satu lagi dilarikan ke rumah sakit akibat menghirup gas beracun.
(eyt)
Lihat Juga :