BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 70 Juta Kepesertaan pada 2026
Senin, 10 April 2023 - 12:11 WIB
loading...
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menargetkan jumlah kepesertaan sebanyak 70 juta pada 2026. (Ist)
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menargetkan jumlah kepesertaan sebanyak 70 juta pada 2026.
Angka itu baik pekerja formal maupun informal. Untuk mencapai target tersebut, BPJS Ketenagakerjaan pada Mei 2023 mulai bergerak mengampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas ke 83.000 desa secara bertahap.
“Berikutnya bulan Mei (2023) ini, mudah-mudahan minggu ketiga, itu kita ada kampanye Kerja Keras Bebas Cemas masuk desa. Kita sudah mulai cari informasi atau pola perilaku mereka," kata Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Total ada 83.000 desa di seluruh Indonesia (akan menjadi sasaran) tapi bertahap. Strateginya adalah dengan menggandeng perangkat desa sama penyuluh informasi publik.”
Hingga Februari 2023, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 35,3 juta atau meningkat 14,01% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka itu baik pekerja formal maupun informal. Untuk mencapai target tersebut, BPJS Ketenagakerjaan pada Mei 2023 mulai bergerak mengampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas ke 83.000 desa secara bertahap.
“Berikutnya bulan Mei (2023) ini, mudah-mudahan minggu ketiga, itu kita ada kampanye Kerja Keras Bebas Cemas masuk desa. Kita sudah mulai cari informasi atau pola perilaku mereka," kata Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Total ada 83.000 desa di seluruh Indonesia (akan menjadi sasaran) tapi bertahap. Strateginya adalah dengan menggandeng perangkat desa sama penyuluh informasi publik.”
Hingga Februari 2023, jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 35,3 juta atau meningkat 14,01% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Lihat Juga :