Geng Motor Diobrak-abrik Polisi, 1 Tertangkap Bawa Senjata Tajam
Senin, 10 April 2023 - 06:17 WIB
loading...
Anggota geng motor di Jalan Si Singamangaraja Kota Medan, Sumatera Utara, kocar-kacir saat digerebek polisi. Foto/iNews TV/Said Ilham
A
A
A
MEDAN - Para anggota geng motor kocar-kacir saat digerebek polisi di bawah jembatan layang Jalan Si Singamangaraja Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (10/4/2023). Satu remaja yang masih berstatus pelajar berhasil ditangkap, karena kedapatan membawa senjata tajam.
Baca juga: Balap Liar dan Pesta Miras Dibubarkan Timsus Presisi, Pelaku Lari Terbirit-birit
Selain itu, polisi juga menemukan dua sepeda motor milik anggota geng motor, yang tertinggal di bawah jembatan layang. Pemilik motor tersebut diduga ketakutan saat didatangi polisi, sehingga melarikan diri tanpa membawa sepeda motornya.
Keberadaan anggota geng motor di wilayah Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Mendan Amplas, Kota Medan tersebut, sudah sangat meresahkan masyarakat. Mereka sering menunjukkan senjata tajam, dan berbuat onar.
Baca juga: Salat Tarawih 8 Jam di Magetan, Dimulai usai Isyak Berakhir Menjelang Sahur
Awalnya, anggota geng motor ini begitu garang membawa senjata tajam di bawah jembatan layang saat sahur. Tetapi, nyali mereka langsung menciut saat digerebek polisi. Anggota geng motor ini lari tunggang-langgang meninggalkan kawasan jembatan layang.
![Geng Motor Diobrak-abrik Polisi, 1 Tertangkap Bawa Senjata Tajam]()
Satu anggota geng motor yang tertangkap, sempat berupaya lari dan bersembunyi di belakang rumah warga. Keberadaannya diketahui polisi dan langsung ditangkap. Dari pengakuannya di hadapan polisi, diketahui anggota geng motor tersebut merupakan pelajar SMK.
Baca juga: Kisah Kesultanan Demak Tak Paksa Rakyat Masuk Islam usai Taklukan Semarang, Bikin Etnis Tionghoa Betah
Dari lokasi penangkapan remaja anggota geng motor tersebut, polisi menemukan tas berisi senjata tajam yang kemudian diakui milik anggota geng motor yang masih duduk di bangku SMK tersebut. Polisi terus melakukan patroli keamanan, demi menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Baca juga: Balap Liar dan Pesta Miras Dibubarkan Timsus Presisi, Pelaku Lari Terbirit-birit
Selain itu, polisi juga menemukan dua sepeda motor milik anggota geng motor, yang tertinggal di bawah jembatan layang. Pemilik motor tersebut diduga ketakutan saat didatangi polisi, sehingga melarikan diri tanpa membawa sepeda motornya.
Keberadaan anggota geng motor di wilayah Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Mendan Amplas, Kota Medan tersebut, sudah sangat meresahkan masyarakat. Mereka sering menunjukkan senjata tajam, dan berbuat onar.
Baca juga: Salat Tarawih 8 Jam di Magetan, Dimulai usai Isyak Berakhir Menjelang Sahur
Awalnya, anggota geng motor ini begitu garang membawa senjata tajam di bawah jembatan layang saat sahur. Tetapi, nyali mereka langsung menciut saat digerebek polisi. Anggota geng motor ini lari tunggang-langgang meninggalkan kawasan jembatan layang.

Satu anggota geng motor yang tertangkap, sempat berupaya lari dan bersembunyi di belakang rumah warga. Keberadaannya diketahui polisi dan langsung ditangkap. Dari pengakuannya di hadapan polisi, diketahui anggota geng motor tersebut merupakan pelajar SMK.
Baca juga: Kisah Kesultanan Demak Tak Paksa Rakyat Masuk Islam usai Taklukan Semarang, Bikin Etnis Tionghoa Betah
Dari lokasi penangkapan remaja anggota geng motor tersebut, polisi menemukan tas berisi senjata tajam yang kemudian diakui milik anggota geng motor yang masih duduk di bangku SMK tersebut. Polisi terus melakukan patroli keamanan, demi menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
(eyt)
Lihat Juga :