Bukber bersama Anak Yatim, 4 Organisasi Jurnalis Kompak Tolak Kekerasan Pers
Minggu, 09 April 2023 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Didit mencontohkan, salah satu kasus kekerasan jurnalis yang saat masih menjadi sorotan karena dianggap belum tuntas yakni, insiden pemukulan jurnalis LKBN Antara, Darwin Fathir, saat liputan penolakan Omnibus Law di depan kantor DPRD Sulsel tahun 2019, silam.
"Di rezim sekarang perlu kita bersolidaritas karena banyaknya kasus kekerasan yang kerap menimpa teman-teman jurnalis. Impunitas mandeknya kasus kekerasan terhadap jurnalis menjadi preseden buruk di Sulsel, para pelakunya tidak pernah disidangkan. Bahkan polisi sebagai pelaku tidak pernah diproses secara pidana,” bebernya.
Baca juga: PJI Desak Kapolda Sulsel Proses Oknum Polisi Pelaku Kekerasan Jurnalis
Dalam kasus tersebut kata dia, ada empat oknum polisi yang jadi tersangka, tapi tidak ditahan dan kasusnya mandek. “Oleh karena itu penting adanya reformasi Polri dengan banyaknya kasus yang menimpa institusi ini," kata Jurnalis Tempo ini.
Sejalan dengan AJI Makassar, Ketua PJI Sulsel, Syafril Rahmat juga memandang, proses hukum terhadap pelaku kekerasan pers selama ini terkesan lamban, terlebih jika melibatkan oknum aparat.
"Berbanding terbalik jika yang dilaporkan itu rekan-rekan pers. Contoh dalam kasus dugaan pelanggaran ITE. Jadi terkesan ada diskriminasi alias tebang pilih bila mana pelaku kekerasan itu dari oknum aparat," tegasnya.
Lihat Juga :