2 Warga Yogyakarta Diduga Turut Jadi Korban Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet

Sabtu, 08 April 2023 - 16:56 WIB
loading...
2 Warga Yogyakarta Diduga...
Para korban pembunuhan dukun pengganda uang, Slamet Tohari (43) atau dikenal dengan Mbah Slamet, dan asistennya Budi Santoso (46), dimakamkan dalam satu liang. Foto/iNews TV/Elis Novit
A A A
YOGYAKARTA - Dukun pengganda uang, Slamet Tohari (43) atau dikenal dengan Mbah Slamet, bersama asistennya Budi Santoso (46), diduga juga menjadikan dua warga Yogyakarta, sebagai tumbal. Selain itu, ada satu warga Gunungkidul, yang turut menjadi korban pembunuhan berantai di Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut.

Baca juga: Ditemukan Sianida di Tubuh 12 Korban Pembunuhan Berantai Mbah Slamet

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevadha mengatakan, belum mendapat kepastian perihal warga Yogyakarta yang menjadi korban kesadisan dukun pengganda uang Mbah Slamet. "Kami terus berkoordinasi dengan Polresta Banjarnegara, terkait hasil pemeriksaan terhadap Mbah Slamet," ujarnya.



Archey menambahkan, kepastian keberadaan warga Yogyakarta turut menjadi korban pembunuhan berantai dukun pengganda uang tersebut, masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Meski demikian, dia tetap akan membuka layanan laporan orang hilang terkait kasus pembunuhan berantai tersebut.

Baca juga: Kisah Kesaktian Tombak Kiai Pleret Mencabut Nyawa Raja Jipang Arya Penangsang

Layanan laporan orang hilang untuk mengantisipasi adanya tambahan korban dukun pengganda uang Mbah Slamet tersebut, di buka di Polsek, dan juga lewat aduan online. "Kami menunggu laporan orang hilang, baik berkaitan dengan kasus Mbah Slamet atau kasus pidana lainnya," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved