Ditemukan Sianida di Tubuh 12 Korban Pembunuhan Berantai Mbah Slamet
Kamis, 06 April 2023 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Panas! 3 Orang Dibacok Akibat Pilkades, 20 Orang Diperiksa dan 8 Mobil Disita
Slamet menjelaskan, potasium sianida mampu merusak efek merusak sel-sel di dalam tubuh dalam rentang waktu sekitar 1-5 menit. Jika ditelan dalam jumlah yang cukup banyak, orang bisa meninggal dalam 5 menit. "Sebanyak 12 korban itu positif mengandung sianida. Jadi bisa diambil kesimpulan korban meninggal karena sianida," tegasnya.
Dalam praktiknya, lanjut Slamet, kedua pelaku menggunakan dua zat tersebut sebagai syarat dalam ritual penggandaan uang. Pelaku diminta untuk menelan dua zat tersebut. "Penggunaan dua jenis pil itu merupakan modus dari pelaku," bebernya.
Baca juga: Gerebek Pesta Miras saat Ramadan, Polres Maros Tangkap 10 Wanita Berpakaian Seksi
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi menambahkan, ritual penggandaan uang dilakukan pelaku di sebuah kebun. Pelaku kemudian melakukan tes kepada korbannya untuk menelan tablet yang mengandung klonidin sebelum meminum cairan sianida. "Korban dites pakai klonidin. Kalau tidak mengantuk berhasil, dan kemudian diberi sianida itu. Itu bisa dikuatkan dengan keterangan ahli," tutupnya.
Slamet menjelaskan, potasium sianida mampu merusak efek merusak sel-sel di dalam tubuh dalam rentang waktu sekitar 1-5 menit. Jika ditelan dalam jumlah yang cukup banyak, orang bisa meninggal dalam 5 menit. "Sebanyak 12 korban itu positif mengandung sianida. Jadi bisa diambil kesimpulan korban meninggal karena sianida," tegasnya.
Dalam praktiknya, lanjut Slamet, kedua pelaku menggunakan dua zat tersebut sebagai syarat dalam ritual penggandaan uang. Pelaku diminta untuk menelan dua zat tersebut. "Penggunaan dua jenis pil itu merupakan modus dari pelaku," bebernya.
Baca juga: Gerebek Pesta Miras saat Ramadan, Polres Maros Tangkap 10 Wanita Berpakaian Seksi
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi menambahkan, ritual penggandaan uang dilakukan pelaku di sebuah kebun. Pelaku kemudian melakukan tes kepada korbannya untuk menelan tablet yang mengandung klonidin sebelum meminum cairan sianida. "Korban dites pakai klonidin. Kalau tidak mengantuk berhasil, dan kemudian diberi sianida itu. Itu bisa dikuatkan dengan keterangan ahli," tutupnya.
(eyt)
Lihat Juga :