Rumah Mbah Slamet si Dukun Pengganda Uang yang Bunuh 12 Orang Dibanjiri Warga
Kamis, 06 April 2023 - 09:16 WIB
loading...
Ratusan warga dari berbagai daerah mendatangi rumah yang digunakan dukun pengganda uang Slamet Tohari di Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Foto/iNews TV/Elis Novit
A
A
A
BANJARNEGARA - Warga membanjiri rumah dukun pengganda uang, Slamet Tohari di Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (6/4/2023). Mereka penasaran dengan rumah yang digunakan praktik Slamet Tohari, hingga membunuh 12 orang.
Baca juga: Lacak Identitas Korban Pembunuhan Mbah Slamet, Polres Banjarnegara Buka Posko Pengaduan
Rumah di permukiman padat penduduk tersebut, biasa digunakan Slamet Tohari untuk melakukan praktik palsu penggandaan uang, dan menerima tamu-tamunya. Penipuan penggandaan uang tersebut, berujung maut dengan tewasnya 12 orang korban.
Warga berduyun-duyun mendatangi rumah tersebut sejak pagi usai sahur. Mereka datang dari berbagai daerah, karena rasa penasaran setelah viralnya berita pembunuhan berantai terhadap 12 korban penggandaan uang yang dilakukan Slamet Tohari.
Baca juga: Dilindas Truk! Ibu Rumah Tangga Tewas, Anak Balita Selamat
Warga Wanayasa, Suhar mengaku sengaja datang ingin melihat langsung rumah tempat praktik dukun pengganda uang Slamet Tohari. "Saya penasaran dengan berita tentang dukun pengganda uang yang membunuh 12 korbannya," ungkapnya.
Selain banyak warga yang penasaran dengan rumah tempat praktik dukun pengganda uang Slamet Tohari, ada juga sejumlah warga dan tetangga yang prihatin. Mereka merasa prihatin dengan kondisi istri Slamet Tohari, Seneh.
![Rumah Mbah Slamet si Dukun Pengganda Uang yang Bunuh 12 Orang Dibanjiri Warga]()
Baca juga: Gerebek Pesta Miras saat Ramadan, Polres Maros Tangkap 10 Wanita Berpakaian Seksi
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, anggota Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dibantu relawan mencoba menghalau warga yang mendekati rumah istri tersangka dukun pengganda uang Slamet Tohari.
Anggota polisi dan TNI dibantu relawan juga memasang pagar pembatas, agar warga yang terus berdatangan tidak mendekati rumah istri Slamet Tohari. Selain itu, warga juga diimbau tidak membuat kerumunan di area tersebut.
Baca juga: Lacak Identitas Korban Pembunuhan Mbah Slamet, Polres Banjarnegara Buka Posko Pengaduan
Rumah di permukiman padat penduduk tersebut, biasa digunakan Slamet Tohari untuk melakukan praktik palsu penggandaan uang, dan menerima tamu-tamunya. Penipuan penggandaan uang tersebut, berujung maut dengan tewasnya 12 orang korban.
Warga berduyun-duyun mendatangi rumah tersebut sejak pagi usai sahur. Mereka datang dari berbagai daerah, karena rasa penasaran setelah viralnya berita pembunuhan berantai terhadap 12 korban penggandaan uang yang dilakukan Slamet Tohari.
Baca juga: Dilindas Truk! Ibu Rumah Tangga Tewas, Anak Balita Selamat
Warga Wanayasa, Suhar mengaku sengaja datang ingin melihat langsung rumah tempat praktik dukun pengganda uang Slamet Tohari. "Saya penasaran dengan berita tentang dukun pengganda uang yang membunuh 12 korbannya," ungkapnya.
Selain banyak warga yang penasaran dengan rumah tempat praktik dukun pengganda uang Slamet Tohari, ada juga sejumlah warga dan tetangga yang prihatin. Mereka merasa prihatin dengan kondisi istri Slamet Tohari, Seneh.

Baca juga: Gerebek Pesta Miras saat Ramadan, Polres Maros Tangkap 10 Wanita Berpakaian Seksi
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, anggota Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dibantu relawan mencoba menghalau warga yang mendekati rumah istri tersangka dukun pengganda uang Slamet Tohari.
Anggota polisi dan TNI dibantu relawan juga memasang pagar pembatas, agar warga yang terus berdatangan tidak mendekati rumah istri Slamet Tohari. Selain itu, warga juga diimbau tidak membuat kerumunan di area tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :