Lacak Identitas Korban Pembunuhan Mbah Slamet, Polres Banjarnegara Buka Posko Pengaduan
Rabu, 05 April 2023 - 18:27 WIB
loading...
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto saat menunjukkan foto pasutri yang diduga menjadi korban pembunuhan Mbah Slamet dukun penggandaan uang di posko pengaduan, Rabu (5/4/223). Foto: Istimewa
A
A
A
BANJARNEGARA - Polres Banjarnegara membuka posko pengaduan orang hilang, menyusul terbongkarnya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh dukun pengganda uang Tohari alias Mbah Slamet (45).
Posko tersebut untuk mempermudah melacak identitas para korban dari Mbah Slamet.
Sampai saat ini, total ada 12 jenazah yang ditemukan dalam kasus tersebut. 1 orang di antaranya sudah teridentifikasi yakni atas nama Paryanto (53) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca juga: Cara Mbah Slamet Pikat 12 Korban, Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp50 Juta Jadi Rp6 Miliar
“Adapun dua korban yang kemarin ditemukan, berdasarkan pengakuan tersangka. Kemudian tadi malam ada yang mengirimkan data yakni korban atas Nama Irsad dan istrinya Wahyu Triningsih. Mereka warga Desa Tanjung Rejo Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung," kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Rabu (5/4/223).
Pembentukan posko, kata dia, juga untuk identifikasi, agar memperoleh data ante mortem dari anggota keluarga yang melaporkan kehilangan.
Posko tersebut untuk mempermudah melacak identitas para korban dari Mbah Slamet.
Sampai saat ini, total ada 12 jenazah yang ditemukan dalam kasus tersebut. 1 orang di antaranya sudah teridentifikasi yakni atas nama Paryanto (53) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca juga: Cara Mbah Slamet Pikat 12 Korban, Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp50 Juta Jadi Rp6 Miliar
“Adapun dua korban yang kemarin ditemukan, berdasarkan pengakuan tersangka. Kemudian tadi malam ada yang mengirimkan data yakni korban atas Nama Irsad dan istrinya Wahyu Triningsih. Mereka warga Desa Tanjung Rejo Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung," kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Rabu (5/4/223).
Pembentukan posko, kata dia, juga untuk identifikasi, agar memperoleh data ante mortem dari anggota keluarga yang melaporkan kehilangan.
Lihat Juga :