Warga Jakarta Tak Disiplin Pakai Masker Picu Kasus COVID-19 Naik Terus
Senin, 20 Juli 2020 - 06:00 WIB
loading...
Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Satpol PP DKI Jakarta, Agus Irmanto mengatakan ada sekitar 27.000 warga Jakarta tidak disiplin menggunakan masker saat pandemi virus corona (COVID-19). FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Bidang Penegakan dan Penindakan Satpol PP DKI Jakarta , Agus Irmanto mengatakan ada sekitar 27.000 warga Jakarta tidak disiplin menggunakan masker saat pandemi virus corona ( COVID-19 ). Mereka yang melanggar itu dihitung dalam kurun waktu seminggu.
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengaku tak heran jika kasus konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta kembali melonjak tinggi. Sebab, masih banyak warga Ibu Kota yang tidak disiplin menggunakan masker.
"Ya masker ini memang sudah menjadi budaya seharusnya, tapi kenyataannya masih banyak yang tidak disiplin, masih cuek dan permisif, jadi wajar saja kasus positif naik terus dan di DKI belum terkendali," kata Hermawan saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020). (Baca juga: 4.237 Orang Positif Covid-19 di Jakarta Diisolasi di Rumah )
Merujuk data yang dibeberkan oleh Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) pada Minggu (19/7/2020), Jakarta kembali menempati urutan pertama sebagai daerah yang kenaikan angka kasus positifnya tertinggi. Kemudian disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Ada lonjakan yang signifikan sebanyak 313 kasus positif corona di Jakarta pada 19 Juli 2020, dengan jumlah pasien sembuh 326 dan meninggal 9 orang. Angka kasus positif sebanyak 313 ini merupakan yang tertinggi dibanding daerah lainnya.
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengaku tak heran jika kasus konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta kembali melonjak tinggi. Sebab, masih banyak warga Ibu Kota yang tidak disiplin menggunakan masker.
"Ya masker ini memang sudah menjadi budaya seharusnya, tapi kenyataannya masih banyak yang tidak disiplin, masih cuek dan permisif, jadi wajar saja kasus positif naik terus dan di DKI belum terkendali," kata Hermawan saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020). (Baca juga: 4.237 Orang Positif Covid-19 di Jakarta Diisolasi di Rumah )
Merujuk data yang dibeberkan oleh Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) pada Minggu (19/7/2020), Jakarta kembali menempati urutan pertama sebagai daerah yang kenaikan angka kasus positifnya tertinggi. Kemudian disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Ada lonjakan yang signifikan sebanyak 313 kasus positif corona di Jakarta pada 19 Juli 2020, dengan jumlah pasien sembuh 326 dan meninggal 9 orang. Angka kasus positif sebanyak 313 ini merupakan yang tertinggi dibanding daerah lainnya.
Lihat Juga :