Korban Dukun Pengganda Uang Dikubur Bersama Botol Air Diduga Berisi Racun
Selasa, 04 April 2023 - 15:48 WIB
loading...
Aparat kepolisian menemukan tulang belulang yang diduga jenazah korban dukun pengganda uang. Turut ditemukan botol air yang diduga berisi racun terkubur bersama jenazah. Foto: Istimewa
A
A
A
BANJARNEGARA - Polisi menemukan sejumlah barang yang ikut dikubur di galian tanah tempat mengubur jenazah yang diduga korban dukun penggandaan uang Tohari (45) alias Slamet di Kabupaten Banjarnegara.
Barang yang ditemukan di antaranya botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun.
“Setiap lubang terdapat botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun, 1 korban 1 botol air mineral. Dari 7 lubang di antaranya ditemukan 2 lubang yang berisi 2 jenazah korban,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Identifikasi 10 Jenazah Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara dengan Tes DNA
Penggalian itu dilakukan Senin (3/4/2023) sekira pukul 11.00 WIB. Hari itu didapati 9 jenazah yang di antaranya tinggal belulang. Di dalam galian tanah itu pula ditemukan pakaian korban seperti sandal, kemeja, sarung hingga akesoris yang digunakan korban.
Setelah semua korban berhasil dievakuasi, selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Dr. Margono Soekardjo Purwokerto, mengingat di RSUD Banjarnegara kapasitas freezer hanya cukup untuk 2 jenazah. Ahli forensik juga menghendaki di sana karena peralatan lebih lengkap.
Tohari tinggal di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara. Awalnya, korban pertama yang ditemukan adalah Paryanto (53) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Barang yang ditemukan di antaranya botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun.
“Setiap lubang terdapat botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun, 1 korban 1 botol air mineral. Dari 7 lubang di antaranya ditemukan 2 lubang yang berisi 2 jenazah korban,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Identifikasi 10 Jenazah Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara dengan Tes DNA
Penggalian itu dilakukan Senin (3/4/2023) sekira pukul 11.00 WIB. Hari itu didapati 9 jenazah yang di antaranya tinggal belulang. Di dalam galian tanah itu pula ditemukan pakaian korban seperti sandal, kemeja, sarung hingga akesoris yang digunakan korban.
Setelah semua korban berhasil dievakuasi, selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Dr. Margono Soekardjo Purwokerto, mengingat di RSUD Banjarnegara kapasitas freezer hanya cukup untuk 2 jenazah. Ahli forensik juga menghendaki di sana karena peralatan lebih lengkap.
Tohari tinggal di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara. Awalnya, korban pertama yang ditemukan adalah Paryanto (53) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Lihat Juga :