PWNU Jateng Minta Pembebasan Lahan di Wadas Mengedepankan Dialog, Tidak Ada Intimidasi

Selasa, 04 April 2023 - 02:20 WIB
loading...
PWNU Jateng Minta Pembebasan...
Pihak PWNU Jateng menerima audiensi warga Wadas yang menolak pembebasan lahan. Beberapa aktivis juga ikut mendampingi pertemuan yang digelar di Kantor PWNU Jateng, Kota Semarang, Senin (3/4/2023) malam itu. Foto SINDOnews
A A A
SEMARANG - Warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo mendatangi kantor PBNU Jawa Tengah (Jateng) untuk meminta pendampingan terkait pembebasan lahan . Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng meminta agar pembebasan lahan mengedepankan dialog, tidak ada intimidasi.



PWNU Jawa Tengah menerima audiensi dari perwakilan warga Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. “Mengedepankan dialog,” kata Sekretaris PWNU Jawa Tengah, Hudalloh Ridwan di Kantor PWNU Jawa Tengah, Jl. Dr. Cipto, Kota Semarang, Senin (3/4/2023) malam.

Warga Wadas yang diwakili Siswanto mengemukakan sejauh ini masih ada penolakan dari beberapa warga walaupun jumlahnya akhir-akhir ini semakin berkurang, karena ada yang sudah pro alias mendukung penambangan andesit di sana. “Hari ini masih ada 50 sampai 60 warga yang menolak,” kata Siswanto.

Siswanto melanjutkan, saat ini awalnya 114 hektare saat ini tersisa 30 hektare yang belum dibebaskan. Dia menyebut malam ini mendatangi PWNU Jateng untuk mengadu, mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa).

Mekanisme konsinyasi, sebut Siswanto, dianggap sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan cara intimidasi terhadap warga penolak tambang serta gaya pembangunan yang sangat otoriter.

Syukron Salam dari Kaukus Indonesia Kebebasan Akademik (KIKA) mengemukakan pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap warga Wadas terkait hal ini. Menurut KIKA, sebut Syukuron, penambangan di Wadas tidak bisa diselesaikan dengan konsinyasi.

“AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang dihasilkan, bagi KIKA dianggap tidak layak,” kata Syukron yang juga merupakan Dosen Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini. Syukron juga hadir di Kantor PWNU Jateng malam ini.

Setelah mendengar informasi-informasi yang disampaikan itu, PWNU Jawa Tengah sebut Hudalloh Ridwan, akan mengambil sikap. Di antaranya, NU punya kewajiban pendampingan terhadap warga Wadas yang mayoritas Nahdliyin, NU punya kewajiban menjaga Indonesia agar proyek-proyek strategis bermanfaat bagi warga negara.

“Kedepankan dialog, menghindari kekerasan dan teror. PWNU Jateng dalam waktu dekat akan melakukan kajian, mengedepankan musyawarah hindari intimidasi,” sambung Hudalloh Ridwan.

Mereka juga melihat dampak kebencanaan, selain sosial di wilayah Wadas Purworejo. Pada pertemuan di PWNU Jateng malam itu, juga dihadiri Walhi Jawa Tengah, LBH, hingga Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA).
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ribuan Warga Hadiri...
Ribuan Warga Hadiri Pemakaman Rizkyl Wathoni, Remaja Lombok yang Bunuh Diri Diduga Tertekan Diintimidasi Polisi
HKI Keluhkan Maraknya...
HKI Keluhkan Maraknya Premanisme Berkedok Ormas
DPRD Jakarta Pecut Kinerja...
DPRD Jakarta Pecut Kinerja Dinas SDA Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung
Pemprov Jakarta Bakal...
Pemprov Jakarta Bakal Bebaskan 634 Bidang Tanah untuk Normalisasi Ciliwung
Band Sukatani Ngaku...
Band Sukatani Ngaku Diintimidasi sejak Juli 2024, Tolak Tawaran Jadi Duta Kepolisian
Lagu Bayar Bayar Bayar...
Lagu Bayar Bayar Bayar Dihapus Karena Dugaan Intimidasi, Massa Gelar Aksi Solidaritas Band Sukatani di Purbalingga
Pengosongan Lahan UIII...
Pengosongan Lahan UIII Tahap IV di Depok Berjalan Lancar
Daftar 35 Kabupaten...
Daftar 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Lengkap dengan Luas Wilayahnya
Shaykh Fadhil Al Jilani...
Shaykh Fadhil Al Jilani Hadiri Kongres XIII Jatman yang Digelar PBNU di Boyolali
Rekomendasi
Kekejaman Filip Hrgovic...
Kekejaman Filip Hrgovic Menamatkan Karier Joe Joyce
Timnas Indonesia Wajib...
Timnas Indonesia Wajib Juara Grup di Babak 4 jika Mau Lolos ke Piala Dunia 2026
Bank Raksasa Jerman...
Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya
Berita Terkini
Jasa Raharja: 92 Persen...
Jasa Raharja: 92 Persen Korban Meninggal saat Mudik 2025 Bukan Pemudik
2 menit yang lalu
Mobil Pemudik Nyasar...
Mobil Pemudik Nyasar di Bukititinggi Gara-gara Google Maps, Bocah-bocah Mendadak Jadi Pak Ogah
32 menit yang lalu
Wartawan Palu Ditemukan...
Wartawan Palu Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk, Polisi Periksa 3 Saksi
1 jam yang lalu
Ki Ageng Pamanahan Lahirkan...
Ki Ageng Pamanahan Lahirkan Raja-raja Mataram Penguasa Tanah Jawa
1 jam yang lalu
Wartawan Palu Ditemukan...
Wartawan Palu Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
2 jam yang lalu
Kisah Arya Penangsang...
Kisah Arya Penangsang Digoda 2 Wanita Cantik
2 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved