Arus Mudik Lebaran 2023, Tol Layang MBZ Pakai Skema Buka Tutup
Senin, 03 April 2023 - 17:25 WIB
loading...
Jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), Cikunir, Kota Bekasi, dilakukan skema buka tutup selama masa arus mudik Lebaran 2023. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), Cikunir, Kota Bekasi, dilakukan skema buka tutup selama masa arus mudik Lebaran 2023 . Skema Buka tutup tergantung kemacetan yang terjadi di KM 48 Tol Jakarta-Cikampek.
KM 48 Tol Jakarta-Cikampek merupakan pertemuan antara tol layang MBZ dan Tol Jakarta-Cikampek. Apabila di titik tersebut terjadi kemacetan panjang maka akses masuk MBZ akan langsung ditutup.
Baca Juga: Mudik Lebaran, 2,78 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabodetabek
"Apabila terjadi kepadatan di KM48 (Jakarta-Cikampek) kira-kira sepanjang 2 kilomter maka otomatis tiga akses masuk di Cikunir ke MBZ akan ditutup, dialihkan ke bawah (Tol Jakarta-Cikampek)," ujar Direktur Utama Jasamarga Tollroad Operator Yoga Tri Anggoro dalam konferensi pers, Senin (3/4/2023).
Skema buka tutup itu dilakukan melihat Tol Layang MBZ memiliki risiko tinggi jika dilihat dari jalurnya. Sebab, ruas jalan tol yang membentang sejauh 38 Km itu tidak mempunyai akses keluar dan tidak mempunyai rest area (tempat istirahat).
"Sehingga kita benar-benar menimalisir kalau ada kepadatan harus segera dialihkan," ungkapnya.
KM 48 Tol Jakarta-Cikampek merupakan pertemuan antara tol layang MBZ dan Tol Jakarta-Cikampek. Apabila di titik tersebut terjadi kemacetan panjang maka akses masuk MBZ akan langsung ditutup.
Baca Juga: Mudik Lebaran, 2,78 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabodetabek
"Apabila terjadi kepadatan di KM48 (Jakarta-Cikampek) kira-kira sepanjang 2 kilomter maka otomatis tiga akses masuk di Cikunir ke MBZ akan ditutup, dialihkan ke bawah (Tol Jakarta-Cikampek)," ujar Direktur Utama Jasamarga Tollroad Operator Yoga Tri Anggoro dalam konferensi pers, Senin (3/4/2023).
Skema buka tutup itu dilakukan melihat Tol Layang MBZ memiliki risiko tinggi jika dilihat dari jalurnya. Sebab, ruas jalan tol yang membentang sejauh 38 Km itu tidak mempunyai akses keluar dan tidak mempunyai rest area (tempat istirahat).
"Sehingga kita benar-benar menimalisir kalau ada kepadatan harus segera dialihkan," ungkapnya.
Lihat Juga :